Perhatikan Ciri Undangan Lelang Abal-Abal
Merdeka.com - Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan meminta kepada masyarakat untuk waspada dengan penipuan yang menggunakan modus lelang. Apalagi saat ini banyak modus penipuan yang bisa diidentifikasi.
Direktur Lelang DJKN Kemenkeu, Joko Prihanto mengatakan, penipuan dengan modus lelang biasanya dilakukan oleh orang tak bertanggung jawab dengan menyebarkan selebaran yang mirip dengan pengumuman yang dibuat oleh Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL).
"Ciri-ciri kalau lelangnya abal-abal itu biasanya gampang diidentifikasi. Contohnya kop surat tidak mengacu pada KPKNL tertentu," kata dia dalam bincang DJKN, Jumat (18/6).
Kemudian ciri lainnya para pelaku biasanya menawarkan lelang dengan harga tidak wajar. Bahkan harga yang ditawarkan ini sangat jauh di bawah harga pasar. Selain itu, mereka menjanjikan kepada para korban bisa memenangkan lelang tersebut.
"Menawarkan dengan harga tidak wajar, artinya misalkan harga di pasar Rp600 juta dilelang Rp200 juta itukan tidak wajar. Kemudian menjanjikan menang lelang. Padahal lelang tidak diatur pemenangnya," ungkapnya.
Ikut Lelang Lewat Situs Resmi
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comUntuk meminimalisir kejadian tidak diinginkan, masyarakat yang ingin mengikuti lelang DJKN bisa secara online. Melalui situs lelang.go.id atau aplikasi Lelang Indonesia. Dengan menggunakan sistem IT, maka tidak ada campur tangan termasuk menentukan pemenang lelang.
"Sama sekali tidak bisa diatur, orang tidak bisa menjanjikan menang walaupun itu pejabat lelang sekalipun. Terakhir, pelaku akan sering telepon memberikan nomor rekening dan meminta untuk segera ditransfer," pungkas dia.
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya