Perbanas minta karyawan BTN tak khawatir soal akuisisi
Merdeka.com - Perhimpunan Bank-Bank Nasional (Perbanas) ikut angkat bicara soal rencana Kementerian BUMN menyerahkan saham pemerintah di Bank Tabungan Negara (BTN) ke Bank Mandiri. Rencana akuisisi BTN oleh Bank Mandiri dinilai positif, sebab bakal menguntungkan dua perbankan pelat merah tersebut.
BTN memiliki kekuatan dalam hal penyaluran kredit kepemilikan rumah (KPR), sedangkan Bank Mandiri kuat di sektor korporasi.
"Kedua Bank tersebut bisa bersinergi dengan sangat bagus dan saling melengkapi satu dengan yang lain," ujar Ketua Umum Perhimpunan Bank-Bank Nasional (Perbanas) Sigit kepada wartawan, di Jakarta, Senin (21/4).
Menurut Sigit, karyawan BTN tidak perlu khawatir dengan rencana ini. Sebab, aksi korporasi ini berupa akuisisi bukan merger atau penggabungan.
Dalam pandangannya, akuisisi BTN oleh Bank Mandiri juga dinilai akan menguntungkan pemerintah. Meskipun melepas sahamnya di BTN, pemerintah masih memiliki wewenang mengawasi penuh BTN sebagai bank yang fokus mendukung penyediaan rumah bagi masyarakat. Sebab BTN menjadi bagian dari Bank Mandiri.
Akuisisi BTN oleh Bank Mandiri disebut-sebut sesuai dengan arsitektur perbankan nasional. Rencananya, nantinya akan ada satu bank BUMN besar yang berskala internasional. "Ini keputusan yang sangat strategis," ucapnya.
(mdk/noe)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya