Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Perang dagang, China kenakan tarif impor tinggi babi hingga anggur AS

Perang dagang, China kenakan tarif impor tinggi babi hingga anggur AS Donald Trump bertemu Xi Jinping. ©REUTERS/Carlos Barria

Merdeka.com - Amerika Serikat (AS) akan menerapkan total tarif USD 60 miliar untuk produk China. Hal itu membuat China mengambil langkah pembalasan dengan mengenakan tarif pada produk AS.

China dapat mengenakan total tarif USD 3 miliar terhadap barang-barang impor AS. Kementerian Perdagangan China menuturkan, sanksi perdagangan yang diusulkan itu untuk produk AS mulai dari babi hingga pipa baja.

Mengutip laman CNN Money, Jumat (23/3), keputusan itu terjadi hanya beberapa jam usai Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengarahkan penasihat perdagangan AS untuk menaikkan tarif impor China senilai USD 50 miliar. Ini menyusul penyelidikan tujuh bulan terhadap pencurian kekayaan intelektual AS.

Selain tarif, AS juga berencana memberlakukan pembatasan investasi baru. Kemudian mengambil tindakan terhadap China di World Trade Organization (WTO) atau organisasi perdagangan dunia. Departemen Keuangan AS juga akan mengambil langkah tambahan.

Kementerian Perdagangan China tidak menyebutkan langkah itu sebagai pembalasan pada langkah Trump menambah pengenaan tarif impor barang China. Keputusan China mengenakan tarif terhadap barang di AS lantaran Trump menerapkan tarif pada impor baja dan aluminium pada awal Maret.

Kementerian Perdagangan China menyatakan dapat menyetujui tarif untuk lebih dari 120 barang AS termasuk kacang hingga anggur AS. Tarif impor itu akan berkisar dari 15 persen-25 persen. China mengatakan akan melanjutkan kasusnya terhadap AS di WTO.

"Mengabaikan aturan WTO dan mengabaikan bisnis global, AS telah memutuskannya sendiri," tulis Kementerian Perdagangan China.

Trump telah berulang kali menuduh pemerintah China melakukan praktik perdagangan yang tidak adil seperti memanipulasi mata uang. Ditambah mencuri kekayaan intelektual AS. Hal ini membantu ekspor China lebih terjangkau. Presiden AS Donald Trump sering bidik surplus perdagangan China dengan AS yang mencapai USD 375 miliar.

Namun keputusan Trump menjelang akhir pekan ini secara langsung memberikan sanksi perdagangan besar terhadap China. Sebelumnya Trump memutuskan mengenakan tarif untuk baja, aluminium, dan panel surya.

China berulang kali mengatakan kalau pihaknya tidak ingin perang dagang tetapi memperingatkan kalau akan melakukan tindakan 'tegas dan perlu' jika perlu.

Reporter: Agustina Melani

Sumber: Liputan6

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP