Per Juli 2016, 103.673 agen LKD bisa kumpulkan 1,2 juta rekening
Merdeka.com - Bank Indonesia (BI) mencatat total agen Layanan Keuangan Digital (LKD) hingga Juli 2016 mencapai 103.673 yang tersebar di 485 kabupaten atau kota di seluruh Indonesia. Para agen tersebut mampu mengumpulkan rekening uang eletronik sebanyak 1.230.340.
Direktur Eksekutif Departemen Kebijakan dan Pengawasan Sistem Pembayaran Bank Indonesia, Eni V. Panggabean mengatakan peningkatan LKD tersebut diharapkan mampu mendorong akses masyarakat terhadap produk dan jasa keuangan (inklusi keuangan) di Indonesia.
"Kenaikan indeks keuangan inklusif dari 36 persen tahun 2014 menjadi 75 persen di tahun 2019, itulah target kami," ujar Eni di kantornya, Jakarta, Jumat (9/9).
Dia menambahkan, BI juga mendukung peningkatan keuangan inklusif dengan penggunaan instrumen non tunai. Dengan demikian, terdapat enam program yang dilakukan BI untuk keuangan inklusif.
Di antaranya, pengembangan inovasi saluran distribusi, produk dan jasa dalam bentuk Layanan Keuangan Digital (LKD), penyaluran bantuan sosial program keluarga harapan (PKH) secara nontunai, interkoneksi antar-penerbit uang elektronik, remitansi secara nontunai, perluasan ekosistem melalui Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT), dan Edukasi Keuangan.
"Penggunaan uang non tunai terus kami kembangkan, karena sebanyak 92,5 persen gunakan ATM debit, kartu kredit 7 persen sementara uang elektronik hanya setengah persen," ucapnya. (mdk/idr)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya