Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Per Agustus, pemerintah raup Rp 15,8 T dari komitmen kerja pengelolaan migas

Per Agustus, pemerintah raup Rp 15,8 T dari komitmen kerja pengelolaan migas Amien Sunaryadi. ©istimewa

Merdeka.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan, per Agustus 2018, telah menerima komitmen kerja pasti pengelolaan blok atau Wilayah kerja (WK) migas dari pihak kontraktor sebesar USD 1,1 miliar atau setara Rp 15,8 triliun (Rp 14.435/USD). Diproyeksi penerimaan negara lewat komitmen kerja pasti itu bisa terus bertambah mencapai USD 2 miliar pada akhir 2018.

"Paling tidak, diharapkan sampai akhir tahun nanti terkumpul USD 2 miliar. Tapi saat ini yang sudah pasti USD 642 juta, dan masih ada USD 500 juta sudah agree tapi belum tanda tangan," ujar Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), Amien Sunaryadi, di Mess Hall Lapangan Muara Badak, Kalimantan Timur, Rabu (8/8).

Penerimaan tersebut akan digunakan untuk meningkatkan produksi migas nasional jangka panjang dengan melakukan eksplorasi besar-besaran atau giant discovery sumber daya migas baru.

Dia pun menjelaskan, komitmen kerja pasti tersebut merupakan sebuah perjanjian antara pihak kontraktor dan pemerintah untuk melaksanakan eksplorasi. Bila janji itu tak dipenuhi pengelola hingga tenggat batas waktu, SKK Migas akan kembali menagih sesuai besaran awal dan memasukan pendapatan ke dalam kas negara.

"Kalau hasil eksplorasinya bagus, hasil eksplorasi itu bisa diusulkan untuk menjadi wilayah kerja sang kontraktor," ungkap dia.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu KencanaSumber: Liputan6.com

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP