Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Penyerahan SK ditunda, Djarot mengaku pasrah dicopot dari dirut Bulog

Penyerahan SK ditunda, Djarot mengaku pasrah dicopot dari dirut Bulog Direktur Utama Bulog, Djarot Kusumayakti. Anggun ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Direktur Utama Perum Bulog Djarot Kusumayakti mengatakan rencana penyerahan Surat Keputusan (SK) pergantian Direktur Utama Perum Bulog ditunda.

Dengan adanya penundaan tersebut, Djarot mengaku juga belum bisa menyampaikan apapun dari hasil pertemuannya di Kementerian BUMN sejak pukul 11.00 WIB tadi.

"Jadi ditunda, tadi dibilang Rabu, ke sini lagi," kata Djarot di Kementerian BUMN, Senin (23/4).

Meski demikian, dirinya tak menampik bahwa akan ada pergantian. Menanggapi hal itu, Djarot mengaku pasrah.

"Yah namanya anak buah, apapun keputusannya pasti di atas (Kementerian BUMN) sudah berpikir yang terbaik," imbuhnya.

Deputi Usaha Agro dan Farmasi Kementerian BUMN Wahyu Kuncoro menjelaskan penundaan hanyalah masalah administrasi. ""Masalah administrasi yang harus dipenuhi," jelasnya.

Seperti diketahui, strategisnya Perum Bulog menjadikan setiap pergantian direksi harus mendapat persetujuan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Jokowi merupakan ketua dari Tim Penilai Akhir.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarmo dikabarkan tengah mempersiapkan Surat Keputusan (SK) mengenai pemberhantian Direktur Utama Perum BULOG Djarot Kusumayakti. Informasi yang diterima Liputan6.com, SK tersebut akan diserahkan kepada Djarot dalam waktu dekat.

Reporter: Ilyas Istianur Praditya

Sumber: Liputan6.com

(mdk/azz)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP