Penyelesaian proyek rel ganda Sumsel molor hingga April
Merdeka.com - Proyek pembangunan jalur kereta ganda sepanjang 80 kilometer dari Prabumulih ke Tanjung Enim, Sumatera Selatan dipastikan mengalami kemunduran. Pembangunan ini sudah dimulai sejak Januari 2013, target awal diharapkan pada 2014 selesai.
PT KAI menyatakan bahwa target penyelesaian berubah pada April 2015. "Nantinya, pengangkutan batu bara lebih efisien dan efektif," ujar Direktur Operasional KAI Herlianto di Jakarta, Rabu (14/1).
Dia menyebut saat ini perusahaan tengah fokus meningkatkan angkutan barang, termasuk batu bara. Selama ini, pengangkutan batu bara di wilayah Sumatera Selatan baru menggunakan 20 lokomotif dan akan ditingkatkan menjadi 30 lokomotif.
"Kita tahu kalau kapasitas angkutan barang belum optimalkan," jelas dia.
Sebelumnya, pembangunan jalur ganda Prabumulih-Muara Enim bertujuan membantu pemerintah provinsi Sumsel untuk mengurangi beban di jalur darat.
Investasi yang dikucurkan perusahaan untuk proyek tersebut sebesar Rp 4 triliun. Diharapkan, dapat meningkatkan kapasitas angkutan barang dari 9 juta ton menjadi 20 juta ton.
Diketahui, KAI sudah memiliki jalur ganda sepanjang 20 km yang menghubungkan Tanjung Enim dan Tanjung Rambang.
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya