Penyaluran BLSM disarankan melalui rekening bank
Merdeka.com - Pemerintah Indonesia baru saja menaikkan harga BBM subsidi. Saat ini harga BBM subsidi seperti premium telah naik menjadi Rp 6.500 dan solar menjadi Rp 5.500 dari sebelumnya hanya Rp 4.500. Kenaikan BBM subsidi juga diiringi dengan pemberian dana bantuan yang disebut BLSM kepada sekitar 15.530.897 Rumah Tangga Sasaran (RTS).
Pengamat ekonomi Aviliani, mengusulkan kepada pemerintah agar menyalurkan BLSM dilakukan melalui perbankan. Langkah ini dilakukan dalam rangka mendukung program financial inclusion atau keterbukaan akses keuangan bagi semua pihak.
"Itu kan mendorong masyarakat untuk menabung, tapi masalahnya masyarakat untuk makan saja susah. Jadi untuk mendukung inklusi finansial lebih baik BLSM disalurkan melalui bank, dibukakan rekening 'by name by address'," kata Aviliani di Hotel Hilton, Bandung, Sabtu (22/6).
Selain BLSM, dana-dana bantuan lain seperti bantuan bagi program padat karya, juga dapat disalurkan melalui perbankan. Hal ini dapat dijadikan alasan bagi masyarakat untuk menabung di bank.
"Tidak bisa ujug-ujug suruh masyarakat ke bank. Karena masyarakat yang tidak mengerti akan berpikir biaya banknya jangan-jangan malah lebih mahal," ujar Aviliani.
Dari sisi pendidikan juga bisa diupayakan maksimal agar masyarakat semakin tergerak untuk mulai memanfaatkan fasilitas perbankan untuk simpanan. Menurutnya, pemerintah perlu mendorong para guru sebagai untuk mengenalkan kegiatan menabung pada anak-anak sekolah sejak dini, sebab uang jajan anak sekolah saat ini relatif cukup besar untuk bisa disisihkan sebagian ditabung di bank. "Anak-anak sekolah itu uang jajannya bisa sebagian untuk ditabung," tutup Aviliani.
Saat ini pemerintah menyalurkan BLSM melalui PT Pos Indonesia. Perusahaan pelat merah tersebut juga menyatakan siap mendistribusikan hak masyarakat penerima BLSM di seluruh Indonesia.
Pos Indonesia mendapatkan data RTS Kartu Perlindungan Sosial (KPS) dari Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) dan Kementerian Sosial Republik Indonesia dan sudah divalidasi oleh kedua instansi tersebut.
Pos Indonesia dinilai memiliki banyak pengalaman dalam menjalankan tugas-tugas Negara antara lain mencetak dan mendistribusikan Kartu Perlindungan Sosial (KPS), Pembayaran Program Keluarga Harapan (PKH), Penyaluran Bantuan Siswa Miskin (BSM), Bantuan Langsung Tunai (BLT) 2005 & 2008 dan penyaluran dana pemerintah lainnya. (mdk/idr)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya