Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Penutupan tahun 2017, ekonomi Bali lesu terdampak erupsi Gunung Agung

Penutupan tahun 2017, ekonomi Bali lesu terdampak erupsi Gunung Agung Asap Gunung Agung. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Wakil Ketua Umum Bidang Perbankan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Bali Made Arya Amitaba mengatakan perekonomian di Pulau Dewata mengalami kelesuan akibat dampak dari bencana erupsi Gunung Agung.

"Lesunya ekonomi serta dampak erupsi Gunung Agung membuat ekonomi masyarakat juga turun. Terlebih sektor properti yang saat ini harganya turun tajam," kata Arya Amitaba di Batubulan, Kabupaten Gianyar, Bali seperti dikutip Antara, Minggu (31/12).

Menurutnya, penurunan ekonomi tersebut sudah dirasa dalam enam bulan terakhir, di mana banyak pengusaha yang bergerak di bidang pengembang properti seret pembayaran kredit bank.

Selain itu, gejolak ekonomi dunia juga membawa dampak sangat besar. Dan lebih diperparah lagi dengan adanya bencana di berbagai daerah, termasuk di Bali.

"Sehingga pergerakan dalam pengembang properti khususnya, mengalami penurunan. Di samping juga daya beli warga masyarakat terhadap properti drastis turun," imbuhnya.

Arya Amitaba mengakui ada sejumlah nasabah yang melepas propertinya dengan harga relatif murah karena kondisi lesu saat ini. Mereka juga ada kekhawatiran akan tambah merosot perekonomian.

Dia menilai, memasuki tahun 2018 adalah saat yang tepat membeli rumah dan berinvestasi properti di Bali karena harganya yang terjangkau.

"Ada harga rumah bisa turun sampai 50 persen dibandingkan ketika lagi majunya sektor pengembangan properti. Kami juga ada rumah yang siap dijual dengan harga terjangkau oleh pasar," ujarnya.

Arya Amitaba tidak menampik kalau banyak pemilik atau pebisnis properti yang selama ini menggandeng bank (BPR) untuk pengembangan usahanya. Namun ketika kondisi lesu seperti sekarang mereka terpaksa harus melepas propertinya dengan harga rendah agar bisa melaksanakan kewajibannya di bank.

"Ya itu salah satu langkah agar bisa melunasi kewajibannya. Dan mereka pun tidak mau kehilangan nama baik, di mana mereka mendapatkan kredit bank," pungkasnya.

(mdk/azz)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP