Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Penolakan PMN di ABPN 2016 diduga Pansus Pelindo incar Menteri Rini

Penolakan PMN di ABPN 2016 diduga Pansus Pelindo incar Menteri Rini Menteri Rini kumpulkan petinggi BUMN di BPK. ©2015 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - DPR menolak Penyertaan Modal Negara (PMN) ke Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2016. Penolakan itu diduga berkaitan dengan Menteri Rini Soemarno yang tengah diincar oleh Panitia Khusus (Pansus) Pelindo II.

"PMN fokusnya ke Rini. Ada pesan politik anggota dewan fokus ke Rini. Dari kasus ini ada hubungan dengan Pansus Pelindo II dan sidang paripurna," kata Pengamat Asosiasi Ekonomi Politik Indonesia, Ichsanuddin Noorsy dalam diskusi bertajuk 'catatan APBN 2016' di Jakarta, Sabtu (31/10).

Dia berpendapat sejatinya, Komisi VI sudah menyetujui suntikan PMN ke BUMN dengan nilai Rp 34,32 triliun. Namun, sidang paripurna menolaknya.

Ichsanuddin menduga penolakan berhubungan dengan perjalanan Pansus Pelindo II. Mengingat, Pansus berencana memanggil Menteri BUMN untuk dimintai keterangan.

"Andai Pansus Pelindo II enggak hasilkan sesuatu luar biasa, bersamaan dengan pesan (penolakan PMN) maka Pansus Pelindo II masuk angin," pungkasnya.

Baca juga:

APBN 2016 disahkan, belanja pemerintah Rp 2.095 T, PMN 'ditolak'

Soal PMN, DPR sebut Menteri Rini cuma jadi beban Presiden Jokowi

Rupiah ditetapkan Rp 13.900, pengusaha nilai Jokowi tak percaya diri

Politisi PDIP kritik Rini: Emang badan usaha milik nenek moyang!

Menkeu Bambang: PMN ditolak tak pengaruhi kinerja BUMN (mdk/eko)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP