Penjelasan BTN Soal Pembayaran Cicilan KPR Turun
Merdeka.com - Beberapa nasabah kredit perumahan Bank Tabungan Negara (BTN) mengalami penurunan angsuran atau cicilan yang dibayar. Salah satunya Septian (35 tahun), yang kaget saat mengetahui rekening cicilan kreditnya terdebet dengan nilai lebih sedikit.
"Saya biasa bayar Rp 3 juta jadi Rp 1,2 juta dari biasa debet," jelas dia kepada Liputan6.com.
Dikonfirmasi lebih lanjut, PT Bank Tabungan Negara (BTN) menyebut turunnya tagihan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) nasabah dikarenakan adanya dana PEN yang sudah cair dan grace period (masa tenggang), bukan karena penurunan suku bunga.
"Penurunan karena dana PEN yang sudah cair, dan kemungkinan debitur tersebut termasuk debitur Restrukturisasi karena terdampak covid-19 dengan grace period selama 6 bulan," kata Corporate Secretary BTN Ari Kurniawan saat dihubungi Liputan6.com, Rabu (10/3).
Ari menjelaskan penurunan itu berlangsung hanya sementara. "Tidak dong (seterusnya). PEN kan tidak cair setiap bulan, nanti angsuran normal lagi. Nanti bunganya ditagihkan kembali setelah masa grace period nya selesai," jelasnya.
Sebagai informasi, grace period adalah masa tenggang yang memungkinkan peminjam untuk membayar sebagian pokok utang dengan bunga pinjaman atau bunga pinjaman saja hingga jangka waktu grace period berakhir.
Peminjam biasanya mendapatkan keringanan grace period 3-6 bulan. Sehingga pada masa grace period berlangsung, pendana hanya akan mendapatkan pengembalian yang lebih rendah dibanding pengembalian ketika masa grace period berakhir.
BTN: Vaksinasi Jadi Angin Segar Sektor Properti
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comPT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk memproyeksikan sektor properti akan menunjukkan kebangkitan pada 2021. Hal tersebut sejalan dengan sudah dilakukannya vaksinasi oleh pemerintah pusat.
"Kami memproyeksikan vaksinasi akan menjadi suntikan angin segar untuk sektor properti. Tahun ini, kami pun akan melanjutkan adaptasi dan transformasi menyesuaikan dengan adaptasi kebiasaan baru," ujar Plt. Direktur Utama Bank BTN Nixon LP Napitupulu di Jakarta, Minggu (24/1).
Dia menyebut 2021 menjadi momentum bagi perseroan untuk bekerja lebih baik dan membawa hasil melebihi harapan. Oleh karenanya Bank BTN akan terus melakukan inovasi untuk meningkatkan kinerja dan mewujudkan mimpi menjadi The Best Mortgage Bank di Asia Tenggara pada tahun 2025.
Untuk mencapai target tersebut, Nixon mengaku telah mengharmonisasikan langkah dan strategi, melipatgandakan perolehan dana murah, membuat akses pemilikan rumah kian mudah, dan membangun one stop financial solution untuk konsumen dan bisnis yang terkait perumahan.
"Selain itu BTN akan menjadi inovator digital dan home of Indonesia Best Talent dan juga membangun portofolio yang berkualitas tinggidengan tingkat NPL yang rendah," jelasnya.
Untuk bisa mengakselerasi dan mengkomunikasikan optimisme perseroan tersebut, Nixon mengakui butuh peran dari media massa. Sehingga dalam rangka HUT ke-71 BTN yang jatuh pada 9 Februari mendatang, Nixon mengajak seluruh insan media untuk ikut memeriahkan momentum ulang tahun tersebut dengan menggelar lomba karya tulis dan foto jurnalistik.
"Media massa merupakan partner kerja bagi BTN. Kami berharap media massa dapat terus berjalan beriringan bersama kami terutama dalam rangka mengkomunikasikan tentang apa yang sudah dan akan dilakukan oleh khususnya Bank BTN dalam pemulihan dan perbaikan ekonomi nasional," ujar Nixon.
Adapun tema khusus yang diangkat dalam lomba tersebut adalah 71 Tahun BTN Melayani Pembiayaan Perumahan Sebagai Lokomotif Ekonomi Nasional. Sementara sub tema yang bisa diangkat di antaranya: Transformasi BTN Sebagai Bank Tabungan di Era Digital, Pembiayaan Perumahan Mendorong Pemulihan Ekonomi Nasional, Sektor Perumahan Mampu Bertahan di Tengah Pandemi Covid-19 serta Peluang dan Tantangan BTN sebagai The Best Mortgage Bank di Asia Tenggara 2025.
Sementara peserta yang dapat mengikuti lomba ini antara lain Jurnalis Cetak dan Online, Pewarta Foto, Umum/Non Jurnalis/Non Pegawai BTN. Lomba karya tulis jurnalisitk ini akan memperebutkan total hadiah sebesar Rp171 juta. Kompetisi jurnalistik ini secara resmi dimulai Senin 25 Januari dan berakhir 18 Februari 2021. Pengumuman pemenang akan dilaksanakan pada 25 Februari 2021.
"Kita sudah umumkan kegiatan lomba tersebut secara nasional melalui saluran media online nasional dan media sosial BTN. Oleh karena itu kita mengajak media dan masyarakat ikut berpartisipasi dalam perlombaan tersebut," kata Nixon.
Reporter: Tira Santia
Sumber: Liputan6
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya