Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pengusaha usul naikkan harga susu sapi menjadi Rp 7.000 per liter

Pengusaha usul naikkan harga susu sapi menjadi Rp 7.000 per liter Ilustrasi anak minum susu. ©Shutterstock.com/tomocam

Merdeka.com - Ketua Asosiasi Peternakan Sapi Perah Indonesia (APSPI), Agus Warisito, menilai harga susu sapi Indonesia masih sangat murah dibandingkan negara tetangga. Murahnya harga susu sapi membuat daya saing peternakan Indonesia kalah saing.

Agus mengatakan, menurut data pada Oktober, harga susu sapi perah di Indonesia saat ini sangat rendah, dibandingkan China dan Vietnam.

"Harga susu di Indonesia saat ini berkisar Rp 4.500 per liter, dibandingkan di China Rp 7.330 per liter, Vietnam Rp 8.172 per liter," jelasnya dalam diskusi 'Prospek Industri Sapi Perah Nasional' di Hotel Atlet Century Park Senayan, Jakarta Selatan, Selasa (8/11).

Pihaknya mengusulkan adanya kenaikan harga produk susu sapi perah mencapai Rp 7.000 per liter. Angka ini belum final dan masih dalam kajian.

"Usulan satu ini masih dalam angka Rp 7.000, ini tentu masih terbilang rendah dibandingkan kedua negara tersebut." ungkapnya.

Pemerintah, lanjutnya, diminta memberikan pendampingan kepada para peternak agar kualitas susu Indonesia meningkat. Tujuannya tak lain ialah menggenjot harga jual susu sapi parah.

"Pemerintah tidak hanya fokus pada sapi potong, tetapi juga memperhatikan produksi sapi perah, serta regulasi yang dapat meningkatkan posisi tawar peternak sapi perah," tutupnya.

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP