Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pengusaha: Tarif Listrik di Indonesia Masih Murah

Pengusaha: Tarif Listrik di Indonesia Masih Murah PLN. Istimewa ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - CEO Baran Energy Victor Wirawan mengatakan, Indonesia merupakan salah satu negara dengan tarif listrik termurah jika dibandingkan dengan beberapa negara di Asia Tenggara. Listrik di Indonesia juga lebih murah dibandingkan dengan Jerman.

"Listrik Indonesia paling murah Rp1.600, jika dibanding dengan Malaysia dan Singapura itu sudah Rp2.500 sedangkan di Jerman Rp5.200 dan Indonesia masih paling murah," ujar Victor saat ditemui di Epicentrum XXI, Jakarta, Kamis (18/7).

Meski masih tergolong murah, listrik yang semakin murah juga perlu diciptakan agar mampu dijangkau oleh seluruh masyarakat Indonesia. Salah satunya melalui pemanfaatan Energi Baru Terbarukan (EBT menggantikan energi fosil yang selama ini menghasilkan listrik.

"Kita justru membantu untuk menjadi sebuah market baru dan memberikan penawaran yang bagus untuk penghematan tentang EBT menjadi 25 persen seperti yang ditargetkan oleh pemerintah di tahun 2025," jelas Victor.

Victor melanjutkan, untuk menciptakan listrik yang lebih murah pihaknya membuat suatu inovasi murah berupa energy storage system yaitu penyimpanan energi skala besar. Perangkat teknologi penyimpan listrik tersebut dapat mengandalkan matahari, angin dan air sebagai sumber energinya.

"Jadi kita buat storage energy untuk menyimpan energi yang dihasilkan dari solar panel, air, panas bumi dan angin. Karena kelebihan energi rata-rata terbuang dan padahal sisa energi bisa dimanfaatkan lebih bagus. Misalnya, untuk perkebunan yang membutuhkan penerangan yang butuh skala lebih besar, kenapa lahan yang begitu luas tidak dimanfaatkan untuk menjadi pembangkit sendiri dan menghasilkan energi," tandasnya.

(mdk/azz)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP