Pengusaha soal pertumbuhan ekonomi: Tantangan masih sangat tinggi
Merdeka.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan III 2016 sebesar 5,02 persen. Pertumbuhan ekonomi secara kumulatif sampai dengan triwulan III 2016 tumbuh sebesar 5,04 persen.
"Kalau dari kami dari Kadin melihatnya tantangannya masih sangat tinggi kita melihatnya kalau mencapai 5 persen saja kuartal III sudah bagus," kata Ketua
Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin), Rosan Perkasa Roeslani , di Hotel Aryaduta, Jakarta, Senin (7/11).
Menurutnya, pertumbuhan ekonomi di kuartal III yang sebesar 5,02 persen itu sudah sangat realistis.
"Saya sih lebih realistis mendapat banyak masukan saya rasa kuartal ini 5 persen saja sudah bagus kok," ujarnya.
Sebelumnya Kepala BPS, Suhariyanto mengatakan, nilai Produk Domestik Bruto (PDB) kuartal III 2016 berdasarkan Atas Dasar Harga Konstan (ADHK) mencapai Rp 2.428,7 triliun dan berdasarkan Atas Dasar Harga Berlaku (ADHB) mencapai Rp 3.216,8 triliun.
"Sudah bagus, perlu upaya sisi pertumbuhan ekonomi dan kualitasnya," ujar Suhariyanto di kantornya, Jakarta, Senin (6/11).
Sementara pertumbuhan ekonomi di beberapa negara yang selama ini menjadi mitra dagang Indonesia masih bervariasi. Seperti ekonomi AS menguat dari 1,3 persen menjadi 1,5 persen.
Kemudian, ekonomi China stagnan di 6,7 persen. Pertumbuhan ekonomi Singapura melambat dari 2,0 persen menjadi 0,6 persen dan ekonomi Korea Selatan juga melambat dari 3,3 persen menjadi 2,7 persen.
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya