Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pengusaha Diminta Tak Kabur Ke Luar Negeri Saat Pemilu

Pengusaha Diminta Tak Kabur Ke Luar Negeri Saat Pemilu Ilustrasi Pemilu. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Wakil Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta W. Kamdani mengimbau para pengusaha untuk tidak kabur ke luar negeri pada saat pemilu (pemilihan umum) berlangsung pada 17 April mendatang. Hal itu bertujuan untuk mencegah atau meminimalisir angka golput pada pemilu 2019.

Hal itu juga sejalan dengan himbauan serupa yang dikeluarkan oleh Menkopolhukam Wiranto yang meminta para pengusaha untuk tidak ke luar negeri saat pemilu.

"Kami juga ada himbauan, malahan kami tadi juga menyampaikan himbauannya juga tidak hanya sekadar tidak ke luar negeri atau tidak ke luar kota pengusahanya tapi karyawannya juga," kata dia saat ditemui di JS Luwansa, Jakarta, Senin (15/4).

Dia menjelaskan, pengusaha juga dianjurkan untuk tidak memberikan cuti kepada karyawannya. Seperti diketahui, hari pemilihan jatuh pada pekan dimana terdapat long week end sebab ada tanggal merah di hari Jumat.

"Kalau bisa tidak diberikan cuti, jadi itu salah satu cara lah kami untuk memastikan karyawan juga akan disini untuk menusuk. Jadi tidak hanya untuk owner atau pengusahanya saja untuk tidak ke luar negeri tapi karyawannya juga," ujarnya.

Dia menjelaskan, himbauan tersebut tidak berarti untuk melarang melakukan liburan atau jalan-jalan. Namun diharapkan para pengusaha serta karyawannya melakukan pencoblosan terlebih dahulu.

"Sekali lagi yang penting nusuk dulu, bukan berarti dia gak boleh jalan-jalan setelah nusuk gitu loh, tapi yang penting kita mau mereka nusuk dulu, harus milih dulu (baru bepergian)," tutupnya. (mdk/azz)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP