Pengusaha Arab Saudi tak tahu syarat dan informasi investasi di RI
Merdeka.com - Konsul Ekonomi Kedutaan Besar Arab Saudi, Aiman Mirdad mengaku kerap didatangi oleh pengusaha Arab yang tertarik untuk berinvestasi di Indonesia. Akan tetapi, pengusaha Arab Saudi merasa kebingungan karena tidak mendapatkan informasi terkait regulasi investasi di Indonesia.
"Banyak datang (pengusaha), namun saat ini saya belum mendapatkan syarat investasi yang lengkap," kata Aiman, dalam sebuah acara dialog bisnis di Muamalat Tower, Rabu (24/5).
Untuk itu, Aiman meminta Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) untuk bisa segera menyerahkan syarat-syarat tersebut.
"Tentu kita dalam hal ini di kedutaan mengharapkan persayaratan itu hanya di satu intansi saja. Jadi tidak perlu investor datangi beberapa instansi, cukup ke satu tempat sehingga akan menjadi lebih menarik untuk investor berinvestasi di Indonesia," katanya.
Aiman berharap, persyaratan-pesyaratan tersebut bisa diberikan dengan lebih jelas dan lengkap kepada kedutaan besar Arab Saudi.
"Sehingga kita bisa mengumumkannya kepada pengusaha di Saudi Arabia yang berminat bisnis di Indonesia," tegasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Marketing Officer BKPM Wilayah Timur Tengah, Cahyo Purnomo berjanji akan segera menyerahkan persyaratan tersebut. Cahyo menjanjikan, pihaknya akan mendatangi kedutaan besar Arab Saudi untuk menyerahkan persyaratan-persyaratan dalam investasi di Indonesia.
Cahyo mengatakan, butuh waktu yang cukup lama untuk menjelaskan persyaratan tersebut sehingga tidak bisa dilakukan dalam waktu yang singkat. "Minta waktu khusus kepada kedutaan (Arab Saudi) kami akan membawa buket persyaratan," pungkas Cahyo.
(mdk/sau)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya