Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pengunjung Pasar Tanah Abang Masih Sepi Meski PPKM Dilonggarkan

Pengunjung Pasar Tanah Abang Masih Sepi Meski PPKM Dilonggarkan Blok G Pasar Tanah Abang. ©2018 Merdeka.com/Iqbal S Nugroho

Merdeka.com - Penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4, 3, dan 2 sudah berlangsung 2 bulan. Namun, seiring turunnya kasus konfirmasi covid-19 telah ada sejumlah penyesuaian, di antaranya pabrik boleh beroperasi secara maksimal, serta pusat perbelanjaan dan pasar dapat beroperasi termasuk pasar Tanah Abang.

Kendati begitu, pengelola Pasar Tanah Abang, Heri Supriyatna mengatakan, meski PPKM telah dilonggarkan namun hingga saat ini belum ada pengaruh yang signifikan terhadap bisnis para pedagang di pasar Tanah Abang.

"Sampai dengan saat ini belum ada peningkatan yang signifikan," kata Heri kepada Liputan6.com, Minggu (5/9).

Selain itu, jumlah pengunjung per hari pun masih terbilang rendah di kisaran 30 hingga 35 persen. Padahal setiap harinya terdapat 75 persen pedagang yang sudah membuka tokonya.

"Pengunjung rata-rata per hari masih 30-35 persen. 70-75 persen toko di Tanah Abang sudah buka setiap hari," imbuhnya.

Rendahnya jumlah pengunjung sangat berdampak pada pendapatan para pedagang.

Sebagai informasi, sebelumnya Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan perpanjangan PPKM hingga 6 September 2021. Dalam aturan yang tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) nomor 38 tahun 2021 tentang (PPKM level 4, 3, dan 2 corona virus diseases di wilayah Jawa dan Bali terdapat beberapa penyesuaian terbaru.

Adapun penyesuaian-penyesuaiannya, Supermarket, pasar tradisional, toko kelontong, dan pasar swalayan yang menjual kebutuhan sehari-hari, jam operasionalnya sampai pukul 21.00 waktu setempat, dengan kapasitas pengunjung 50 persen.

Reporter: Tira Santia

Sumber: Liputan6.com

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP