Penguatan Rupiah Jadi Momen Perbaikan Defisit Transaksi Berjalan
Merdeka.com - Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (USD) terus menguat di perdagangan hari ini, Jumat (9/11). Pagi ini, Rupiah dibuka di level Rp 14.640 per USD, atau melemah tipis dibanding penutupan kemarin di Rp 14.539 per USD.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan nilai tukar Rupiah yang terus menguat ini akan dimanfaatkan untuk pembenahan pada struktur ekonomi domestik, salah satunya defisit transaksi berjalan (current account deficit/CAD). Mengingat, defisit transaksi berjalan menjadi salah satu poin dalam menilai kondisi perekonomian Indonesia.
"Kami akan tetap fokus menjaga agar CAD bisa tetap kita kelola karena ini adalah salah satu sumber yang menimbulkan persepsi terhadap perekonomian indonesia," kata Sri Mulyani, di Kantor Ditjen Pajak, Jakarta, Jumat (9/11).
Dia menambahkan, pemerintah juga akan terus berupaya untuk meningkatkan kebijakan dalam mendorong masuknya investasi. Dengan demikian diharapkan arus capital inflow bisa lebih banyak.
"Kami jaga stabilitas pertumbuhan ekonomi penting kami jaga itu momentum baik untuk penciptaan kesempatan kerja momentum pengurangan kemiskinan," tandasnya.
(mdk/azz)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya