Pengetahuan finansial masyarakat masih terbelakang

Reporter : Sri Wiyanti | Sabtu, 20 April 2013 19:00

Pengetahuan finansial masyarakat masih terbelakang
Ilustras masalah keuangan. ©shutterstock.com/Robert Kneschke

Merdeka.com - Pengetahuan masyarakat Indonesia mengenai financial literacy atau kemampuan untuk mengerti dan mengelola finansial dinilai masih berada di belakang negara-negara Asia lainnya. Orangtua Indonesia hanya membicarakan topik finansial bersama anak-anaknya selama lima hari dalam setahun.

"Sementara rendahnya financial literacy merupakan salah satu akar penyebab krisis finansial di AS," ungkap Direktur Utama Permata Bank, David Fletcher, dalam keterangan tertulis yang diterima merdeka.com, Jakarta, Sabtu (20/4).

Maka dari itu untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai manajemen keuangan, dan memulai pendidikan keuangan sejak dini, Permata Bank selenggarakan 'Financial Literacy Through Sport'. Program tersebut merupakan sarana pembelajaran finansial dasar menggunakan media sepak bola dan bola basket.

"Financial Literacy Through Sports (FITS), sebuah program pendidikan finansial dasar yang dikombinasikan dengan kegiatan olahraga, ditujukan khusus bagi anak-anak kurang beruntung, usia 11-14 tahun," katanya.

Program FITS tersebut bekerjasama dengan ASA Foundation mendesain program yang menarik bagi anak-anak di mana mereka dapat belajar mengenai financial literacy dengan cara yang menyenangkan. "Kami percaya metode ini akan dapat bekerja secara efektif untuk meningkatkan pengetahuan mereka mengenai pendidikan finansial dasar, pembentukan karakter dan budi pekerti, serta keterampilan dan kemampuan teknis dalam olahraga sepak bola dan basket," ungkap David.

Technical Manager ASA Foundation, Lee Hawkins, menambahkan program FITS membuat anak belajar sambil bermain, mengasah keterampilan dan mengkombinasikannya dengan kegiatan olahraga profesional. "Intinya ialah pendidikan menggabungkan pesan dan simulasi melalui kurikulum pelatihan, baik di dalam dan luar ruangan," kata Lee.

Program FITS diselenggarakan setiap Selasa pukul 15:00-17:00 WIB di JIS (Jakarta International School), dan akan terus berlanjut sampai sembilan bulan ke depan, terdiri dari kegiatan indoor (pelatihan di ruang kelas mengenai keuangan/finansial dasar) maupun outdoor (coaching clinic, festival dan mini turnamen).

[bmo]

Komentar Anda


Suka artikel ini ?
Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman

KUMPULAN BERITA
# Ekonomi Indonesia

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya





Be Smart, Read More
Back to the top
Today #mTAG
LATEST UPDATE
  • Ruko di Permata Hijau terbakar, 17 unit pemadam diterjunkan
  • Kisah cinta brondong, akan jadi saingan drama baru Ha Ji Won?
  • Mahasiswa Malang kritik sikap pemerintah atas kaum Rohingya
  • 4 Pesawat F-16 retrofit dari AS kembali datang
  • Kim Tae Hee gandeng pria lebih muda dari Rain, comeback drama?
  • Pengoplos beras plastik terancam penjara 5 tahun & denda Rp 2 M
  • Terlalu lama dijabat satu orang, Sekjen MK bakal diganti
  • Aksi pasukan Bravo '90 TNI AU latihan lawan teroris di Kualanamu
  • Ombak besar, paus mini terdampar di Padang Galak gagal dievakuasi
  • Gagal nikah karena undangan tak dicetak, Saddam polisikan percetakan
  • SHOW MORE