Pengemudi bus AirAsia salah turunkan penumpang tak punya SIM
Merdeka.com - Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan baru saja mengeluarkan 13 rekomendasi hasil investigasi kejadian salah menurunkan penumpang internasional di terminal kedatangan domestik oleh Lion Air di Bandara Soekarno-Hatta dan AirAsia di Bandara Ngurah Rai, Bali.
Salah satu hasil investigasi ini, diketahui bahwa sopir bus AirAsia di ground handling tidak memiliki SIM.
"Pengemudi AirAsia yang kemarin dipanggil itu tidak memiliki SIM," kata Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenhub, Hemi Pamurahardjo seperti ditulis Antara, Rabu (25/5).
Hemi memberi rekomendasi khusus untuk AirAsia yaitu melarang keras maskapai tersebut mengoperasikan peralatan tanpa dilakukan sertifikasi, yakni mempekerjakan pengemudi tanpa surat izin mengemudi (SIM).
Hemi menekankan apabila rekomendasi tersebut tidak dilakukan oleh AirAsia selama jangka waktu 30 hari, maka izin operasi ground handling langsung dicabut.
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya