Pengemudi angkutan online keluhkan tarif murah dari perusahaan aplikasi
Merdeka.com - Ketua Umum Asosiasi Driver Online (ADO), Christiansen FW mengeluhkan semakin banyaknya jumlah driver online di Indonesia. Ini terjadi karena perusahaan aplikasi terus menerus membuka pendaftaran untuk transportasi online.
Melihat fakta ini, dia meminta pihak perusahaan menutup dulu pendaftaran karena kuota driver sudah sangat banyak.
"Sekarang sangat banyak (driver). Oleh karena itu penentuan kuota juga melibatkan kami," katanya di Hotel Verrtu Harris di Harmoni, Jakarta, Rabu (25/10).
Dengan semakin banyaknya driver jam kerja mereka pun menjadi bertambah. Itu karena para driver mesti bersaing dengan yang lainnya. Oleh karena itu penentuan kuota penting untuk diatur.
Christiansen juga menyayangkan sikap perusahaan aplikasi yang kerap memberikan harga murah di jam tertentu. Ditambah pemerintah tidak memberikan sanksi kepada perusahaan atas hal tersebut.
"Tapi pemerintah tak memberikan sanksi untuk mereka yang punya harga murah. Kami merasa sangat dirugikan bukan nggak mau diatur," ujarnya.
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya