Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pengembang tak terima mal dikecam jadi penyebab banjir

Pengembang tak terima mal dikecam jadi penyebab banjir Banjir Daan Mogot. ©2014 merdeka.com/Muhammad Luthfi Rahman

Merdeka.com - Ketua DPD Real Estate Indonesia (REI) DKI Jakarta, Amran Lukman angkat bicara terkait bencana banjir yang melanda Jakarta dikala hujan deras. Amran mengakui banyak pihak yang menyebut banjir terjadi karena pembangunan mal yang merajalela di Jakarta.

Menurut Amran, pembangunan mal bukanlah penyebab banjir di Jakarta. "Mal selalu dianggap biang persoalan seperti macetlah, banjir. Padahal banyak daerah yang belum ada mal sudah banjir," ucap Amran di JCC, Senayan, Jakarta, Sabtu (14/2).

Menurut Amran, banjir yang terjadi di Jakarta karena masalah yang sudah kompleks. Saluran air yang tidak terpelihara menambah parah genangan ketika terjadi hujan dengan intensitas tinggi. Selain itu, pembangunan yang tidak merata menjadi penyebab banjir selama ini.

"Pembangunan perumahan dan mal di Jakarta Utara dan Jakarta Pusat sudah 22 persen. Sedangkan di wilayah timur Jakarta masih cukup sedikit yaitu baru 9 persen," katanya.Amran menyarankan kepada pemerintah agar mulai berpikir menggeser proyek pembangunan ke daerah timur Jakarta seperti Cakung. Pemerintah diminta memberi insentif agar Cakung bisa dikembangkan menjadi proyek perumahan dan mal."Paling tidak beban Jakarta terutama di utara dan pusat bisa dikurangi. Diberikan insentif agar lebih merata sehingga bebannya tidak hanya di utara dan daerah tertentu saja. Diratakan bebannya," tutupnya. (mdk/idr)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP