Pengembang perumahan keluhkan sulitnya proses pembebasan lahan
Merdeka.com - Ketua Asosiasi Pengembang dan Permukiman Seluruh Indonesia (APERSI) DKI Jakarta, Saimin Iskandar, menyatakan kendala pembangunan perumahan saat ini ialah dalam proses pembebasan lahan. Hal ini menjadi hambatan dalam mendukung program satu juta rumah pemerintah.
"Anggota kami saat ini ada 620 pengembang. Namun hanya 40-50 persen anggota yang masih aktif di APERSI, sedangkan yang sisanya itu tidak aktif karena aset lahan pengembangannya semakin menipis, pengadaan lahan banyak kendala," ungkap Saimin di acara Jakarta Property Week 2016, Jakarta, Kamis (8/9).
Dia mengapresiasi pemerintah dalam menelurkan paket kebijakan ke-13 yang memberikan kemudahan bagi pengembang. "Ini satu intervensi yang baik dari pemerintah. Di mana jumlah perizinan itu sudah dipangkas habis dan biaya perizinan juga dibuat segala rupa agar murah sekali," ungkap Saimin.
Dia juga berharap para stakeholder dapat bekerja sama dalam mengurangi kebutuhan rumah yang begitu besar. Di mana, sejauh ini backlog perumahan tercatat mencapai angka 15 juta unit.
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya