Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pengamat: Sri Mulyani hadapi krisis lebih berat dibanding era SBY

Pengamat: Sri Mulyani hadapi krisis lebih berat dibanding era SBY Sri Mulyani. ©AFP PHOTO/KAZUHIRO Nogi

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo telah mengumumkan perombakan kabinet atau reshuffle jilid II. Salah satu menteri yang diganti adalah Bambang Brodjonegoro yang tidak lagi menjabat sebagai menteri keuangan Indonesia. Posisi Bambang digantikan oleh Sri Mulyani.

Nama Sri Mulyani merupakan salah satu deretan perempuan berpengaruh sedunia versi Majalah Forbes.

Pengamat Kebijakan Publik, Agus Pambagyo menilai, sosok Sri Mulyani belum tentu bisa memberikan sumbangsih kepada negara, terutama mendorong perekonomian dalam negeri. Menurut Agus, kondisi saat ini berbeda dengan kondisi saat dia menjabat sebagai Menteri Keuangan era Presiden SBY.

"Krisis ekonomi di era SBY dan Jokowi berbeda, era Jokowi ini lebih berat di mana pertumbuhan ekonomi masih di bawah lima persen," ujarnya kepada merdeka.com, Jakarta, Rabu (27/7).

Meski demikian, Agus mengakui sosok Sri Mulyani merupakan seorang yang memiliki kompeten luar biasa. Maklum saja, dia pernah menjabat sebagai Direktur Pelaksana Bank Dunia.

"Memang sosoknya luar biasa pernah menjabat di World Bank juga," ucap Agus.

Seperti diketahui, Sri Mulyani masuk daftar Forbes untuk kali kelima berturut-turut di posisi 37. Sri Mulyani dianggap sosok berpengaruh nomor dua di Bank Dunia, menjabat posisi yang sebelumnya selalu diisi lelaki. Ekonom lulusan Universitas Indonesia itu juga dianggap tokoh garis depan dalam pemberantasan kemiskinan global.

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP