Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pengamat sebut Indonesia terbelenggu kasus impor ayam dengan AS

Pengamat sebut Indonesia terbelenggu kasus impor ayam dengan AS Pedaging ayam. ©2015 Merdeka.com/andrian salam

Merdeka.com - Pengamat Ekonomi Bustanul Arifin mengatakan Indonesia tengah terbelenggu kasus impor ayam dengan Selandia Baru dan Amerika Serikat (AS), di mana kedua negara tersebut menggugat Indonesia karena dinilai mendiskriminasi dalam memberi izin impor produk holtikultura dan produk ternak. Kasus ini sendiri sudah bergulir sejak 2013 di Dispute Settlement Body (DSB) of World Trade Organization (WTO) di Jenewa, Swiss hingga saat ini.

"Awalnya yang dimaksudkan hanya tepung daging dan tulang (MBM), bahan campuran untuk sosis atau sebagainya. Tapi karena diperlebar isunya dimana produk ternak bisa dibikin apa saja bahkan bisa menjadi paha ayam yang di AS produk murah," ujar Bustanul di kantor Institut Pengembangan Ekonomi dan Keuangan (INDEF), Jakarta, Senin (22/2).

Menurut dia, jika WTO memenangkan gugatan Selandia Baru dan AS, maka sudah dipastikan Indonesia harus membuka keran impor untuk ayam dari AS ke Indonesia. Akibatnya, peternak ayam di Indonesia akan gulung tikar karena kalah bersaing, terutama dari sisi harga.

"Kalau paha ayam saja sekitar 29-30 sen, atau sekitar Rp 8.000. Harga ayam di Indonesia saja Rp 35.000. Itu lah tantangan kita jangan sampai persoalan ini kita jadi kalah beneran. Karena kalau kalah tidak hanya produk AS yang masuk. Tapi Brazil juga mengantre," jelas dia.

Dengan begitu, Bustanul mengimbau agar para diplomat bisa merapatkan barisan untuk memenangkan kasus ini. Selain itu, para pemangku kepentingan di peternakan juga harus mengurangi persaingan dengan peternak kecil dan mulai bersaing dengan tingkat yang lebih internasional.

"Kita didakwa untuk mengubah aturan di mana kita harus membuka impor. Nanti sidang lagi April, kita masih diberi kesempatan untuk membela. Di sidang pertama tim kita kurang solid. Memang ada kesempatan untuk banding," pungkas dia.

(mdk/sau)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP