Pengamat: Pencarian menteri ESDM kalahkan Indonesian Idol
Merdeka.com - Direktur Institute for Essential Services Reform (IESR) Fabby Tumiwa menyebut mencari seorang Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bak sebuah ajang pencarian bakat terbesar di Indonesia. Sebab, posisi dan sektor yang dikelola sangat sensitif dan dekat dengan masyarakat.
"Saya kira menteri ESDM ini kayak kontes. Ngalahin Indonesia Idol. Saking tertariknya, publik sadar bahwa (posisi) ini big money (uang yang besar), player," ujarnya dalam diskusi di Gado-Gado Boplo, Jakarta, Sabtu (15/10).
Untuk itu kata Fabby, dalam masa kerja di 1 bulan pertama, Jonan yang telah ditunjuk Jokowi harus mampu merebut hati masyarakat dengan memberi gebrakan dan kebijakan strategis. Selain itu, dia juga meminta Jonan agar mendengar masukan dari seluruh lapisan masyarakat dan tidak grasak-grusuk dalam membuat keputusan.
"Dia (Jonan) harus bisa menunjukkan di 1 bulan pertama dia berani membentengi dirinya di tekanan yang luar sistem tadi. Keras kepala dan berani. Dan jonan harus rajin mendengar, tidak grasak grusuk," tuturnya.
Mantan Direktur Utama PT KAI tersebut juga diharapkan mampu berkomunikasi dengan baik dengan seluruh pemangku kepentingan. Hal ini perlu dilakukan agar nantinya para pemangku kepentingan tidak melakukan pembicaraan dengan Wakil Menterinya, Arcandra Tahar.
Dia khawatir, jika sampai pemangku kepentingan berbicara dengan Arcandra, maka akan menimbulkan masalah baru yang berkepanjangan di internal Kementerian ESDM.
"(Jonan) harus pintar komunikasi, karena nanti masuknya akhirnya lewat Wamen. Wamen penilaian saya pribadi saya nggak liat integritasnya tidak baik. Titik lemahnya di situ," pungkasnya.
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya