Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pengakuan menteri era Habibie, Indonesia dicap negara pembantu

Pengakuan menteri era Habibie, Indonesia dicap negara pembantu pelatihan TKI. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Masyarakat dan Pengentasan Kemiskinan (Menko Kesra dan Taskin) periode 1998-1999 Haryono Suyono menceritakan pengalamannya terkait pandangan warga negara lain terhadap orang Indonesia.

Warga negara asing mengenal Indonesia sebagai negara penghasil pembantu. Banyak Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang bekerja di luar negeri sebagai pembantu. Ini terjadi karena minimnya kualitas pendidikan penduduk Indonesia.

Anggapan ini muncul ketika dirinya bertandang ke negeri Jiran, Malaysia. Saat itu, Haryono mengaku diberi nasihat untuk tidak mengaku sebagai warga negara Indonesia.

"Dinasehati jangan mengaku orang Indonesia, karena di sini orang Indonesia kebanyakan pembantu," ujarnya Kementerian PU dan Perumahan Rakyat (PU-Pera), Jakarta, Kamis (25/6).

Nasehat itu tak diindahkan. Haryono menolak usulan temannya karena kebanggaannya sebagai warga negara Indonesia. "Saya bilang, saya orang Indonesia dan saya bukan pembantu," tegas dia.

Dari pengalamannya itu. Haryono melihat pemerintah kurang memperhatikan pentingnya pembangunan sumber daya manusia agar orang Indonesia tak selalu dipandang sebelah mata. Baik secara segi kualitas hingga jumlah penduduk usia produktif.

"Sangat penting meningkatkan keterampilan dan pendidikan agar masyarakat memperoleh pekerjaan yang layak," ungkapnya. (mdk/noe)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP