Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pengadaan barang dan jasa pemerintahan Jokowi lelet

Pengadaan barang dan jasa pemerintahan Jokowi lelet Kepala LKPP Agus Prabowo. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) mencatat rendahnya realisasi penyerapan anggaran tahun 2015 untuk pengadaan barang dan jasa di instansi pemerintahan.

"Hingga akhir November 2015, realisasi e-tendering sudah Rp 241 triliun dan e-Purchasing Rp 34 triliun," ujar Kepala LKPP Agus Prabowo kepada wartawan di kantornya, Jakarta, Selasa (8/12).

Realisasi belanja pemerintah dalam pengadaan barang maupun jasa baru mencapai 54,98 persen dari target sebesar 555,89 triliun. Sebagian besar penyebabnya masih sama, keterlambatan pencairan anggaran di masing-masing Kementerian.

"Anggaran baru bisa cair setelah kementerian baru maupun kementerian hasil penggabungan masih banyak yang belum bisa mulai kerjanya dan anggarannya belum bisa dicairkan tunggu itu (nomenklatur) selesai," katanya.

Agus masih berharap anggaran sampai akhir tahun masih bisa terserap sampai 94,8 persen khusus untuk pengadaan barang secara elektronik tendering."Kalau itu harus tinggilah, masih dalam pengerjaan semua," ujarnya.

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP