Pendemo diguyur hujan, pedagang bakso kebanjiran pesanan
Merdeka.com - Sejumlah organisasi massa (Ormas) melakukan aksi bela Islam III pada hari ini. Aksi ini dilakukan untuk meminta pemerintah agar lebih tegas melakukan penegakan hukum kepada tersangka kasus penistaan agama, Basuki Tjahja Purnama atau Ahok.
Sejak pukul 08.00 WIB, kerumunan massa sudah memadati kawasan Monas dan sekitarnya. Hingga saat ini, sejumlah jalan masih terus dipadati oleh para demonstran.
Di tengah padatnya kerumunan demonstran, sejumlah pedagang juga ikut 'nimbrung' dalam kerumunan tersebut. Mulai dari pedagang bakso, otak-otak, minuman, siomay, es cendol dan lainnya tampak memadati kerumunan.
Pantauan merdeka.com, di tengah rintikan hujan yang turun, Ardi, pedagang bakso menjadi yang paling diuntungkan. Mulai dari demonstran maupun karyawan memadati lapak pedagang bakso.
Khusus untuk jualan saat ini, Ardi mengakui membawa banyak bakso. Jika di hari normal dirinya hanya membawa 100 bakso, hari ini dirinya membawa 200.
"Iya hari ini dibawain banyak sama bos. Mungkin buat antisipasi pembeli. Biar setorannya besar mungkin," ujarnya di Sarinah, Jakarta, Jumat (2/12).
Sementara itu salah seorang karyawan swasta, Ade Irma mengungkapkan, dirinya merasa ada atmosfer tersendiri jika membeli dagangan di kerumunan demonstran. Menurutnya, atmosfer tersebut tidak akan di dapat saat membeli di kantin kantor.
"Beda aja. Lebih ada euforianya aja kalau beli di sini," kata dia.
Di tempat yang sama, salah satu pedagang otak-otak, Asmaun, juga membawa stok cukup banyak khusus untuk berjualan di kawasan demo. Tidak hanya itu, bahkan dirinya rela berjalan sedikit jauh dari tempat dirinya mangkal di kawasan Dukuh Atas.
"Bawa banyak hari ini. Biasanya kalo normal cuman bawa 20 bungkus isi otak-otaknya 200, sekarang bawa 400. Saya baru jualan disini, tadi pindah dari Dukuh Atas tempat saya jualan biasanya," pungkasnya.
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya