Pendapatan meningkat, rugi Blitzmegaplex menipis
Merdeka.com - Pengelola bioskop Blitzmegaplex, PT Graha Layar Prima Tbk (BLTZ) mencatatkan pendapatan bersih sebesar Rp 430,97 miliar di kuartal III-2016. Angka ini naik dibanding periode sama tahun lalu yang hanya Rp 286,51 miliar.
"Kita mengalami kenaikan pendapatan yang cukup signifikan karena semakin tingginya tingkat menonton masyarakat," ucap Corporate Secretary PT Graha Layar Prima, Mutia Resty di Jakarta, Kamis (15/12).
Meski pendapatan bersih mengalami kenaikan, beban operasional perusahaan juga tercatat naik menjadi Rp 259,67 miliar. Angka ini lebih tinggi dibanding periode sama tahun lalu yang hanya Rp 202,30 miliar. Laba kotor perusahaan tercatat Rp 257,42 miliar atau naik dibanding periode sama tahun lalu yang hanya Rp 170,85 miliar.
Perbaikan kinerja ini membuat rugi sebelum pajak perusahaan menipis menjadi Rp 5,51 miliar dari sebelumnya mencapai Rp 31,31 miliar. Total aset per September 2016 mencapai Rp 1,31 triliun naik dari total aset per Desember 2015 yang Rp 798,71 miliar.
Total rugi bersih perusahaan turun jadi Rp 7,09 miliar 2016 dibanding periode sama tahun lalu di Rp 28,65 M di tahun 2015.
Mutia mengatakan, akibat beberapa demo yang sering terjadi di beberapa kota besar khususnya di DKI Jakarta ikut mempengaruhi jumlah penonton bioskop.
"Banyaknya demo sedikit mempengaruhi jumlah penonton kita tapi tidak terlalu signifikan," pungkasnya.
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya