Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pencaplokan BTN oleh Bank Mandiri tak bisa dalam waktu dekat

Pencaplokan BTN oleh Bank Mandiri tak bisa dalam waktu dekat Mandiri-BTN. ©Istimewa

Merdeka.com - Polemik rencana akuisisi Bank Tabungan Negara (BTN) oleh Bank Mandiri terus bergulir dan semakin panas. Pro kontra bermunculan menanggapi aksi korporasi ini. Terlebih setelah menteri BUMN Dahlan Iskan ngotot menjalankan rencana ini dan diharuskan rampung dalam 3 bulan.

Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa menyiratkan proses akuisisi tidak bisa dalam waktu dekat. Indikatornya, untuk melakukan right issue saja memerlukan waktu yang cukup lama dengan melaporkan ke komite privatisasi.

"Kalau itu kategorinya sebagai semacam suatu pelepasan saham, makanya ini perlu dipelajari saja. Ini sifatnya apa, kalau right issue saja kan harus melalui komite, harus minta persetujuan dewan. Tapi ini kategorinya apa belum tahu karena saya belum mendapat laporan, apakah imbreng, atau apa belum tahu saya," ucap Hatta ketika ditemui di JCC, Senayan, Jakarta, Rabu (23/4).

Namun demikian, Hatta enggan menyebut rencana ini tidak akan bisa dilakukan. "Kalau itu saya no comment," katanya.

Hatta meminta agar isu dan rencana ini jangan dijadikan polemik. Pemerintah masih berusaha untuk menyelesaikan proses dan kajiannya. Hatta berjanji ketika semua sudah rampung, pihaknya janji memberikan penjelasan.

"Intinya, menurut saya, segala sesuatu yang baik, prosesnya juga harus baik, sosialisasinya juga harus baik, supaya engga menimbulkan distorsi. Mungkin itu ide yang baik, tapi kalau prosesnya engga baik ya nanti hasilnya engga baik," tegasnya.

Sebelumnya, Menteri BUMN Dahlan Iskan berharap proses akuisisi Bank Tabungan Negara oleh Bank Mandiri selesai dalam 3 bulan. Dia tidak ingin proses ini berlarut-larut, seperti halnya penggabungan PTPN yang memakan waktu dua tahun.

"Saya pengen 3 bulan selesai tetapi tentu mengikuti prosedur. Meski ada yang bisa 3 bulan dan ada yang 1 tahun," ujar Dahlan di Kementerian BUMN, Jakarta, Selasa (22/4).

(mdk/noe)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP