Pemudik kapal laut mulai beralih ke angkutan udara
Merdeka.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menegaskan telah terjadi pergeseran jadwal dan moda transportasi pada mudik lebaran tahun ini, Paling tidak, ada tiga kemungkinan yang menyebabkan terjadi pergeseran arus mudik lebaran tahun ini.
Pergeseran tersebut diantaranya, penunda keberangkatan menjadi setelah lebaran, mengubah moda transportasi dan ada yang tidak jadi mudik lebaran tahun ini. Perkiraan Kemenhub, jumlah pemudik lebaran tahun ini, naik 6,99 persen menjadi 27,9 juta penduduk Indonesia.
Wakil Menteri Perhubungan, Bambang Susantono mengatakan pada tahun 2013, arus mudik tahun lalu terjadi pada H-4 hingga H-5. Tetapi, tahun ini, puncak arus mudik mendekati ke arah lebaran. "Ini karena mungkin cuti bersama setelah lebaran, sehingga bagi pemudik tak punya waktu yang cukup," ujarnya saat acara telewicara pantauan arus balik di Kemenhub, Jakarta, Sabtu (2/8).
Dia mengatakan adanya insentif dari PT KAI, membuat pemudik pun menggeser jadwal keberangkatan. Pemudik, lebih banyak berangkat setelah lebaran. "H+1 saya konfirmasi Jonan (Dirut KAI), diberikan satu insentif harga tiket, yang naik kereta setelah lebaran lebih murah dari yang sebelum. Lalu mereka menunda H+2," jelas dia.
Selain itu, perbedaan mudik tahun ini dibandingkan tahun lalu, pemudik yang biasa menggunakan moda transportasi laut, berpindah ke api dan udara. Data Kementerian Perhubungan, angkutan udara berdasarkan data H+1 di 32 bandara, tercatat naik 11 persen."Ini kemungkinan daya beli masyarakat, mungkin kondisi ekonomi mereka lebih baik," ungkapnya.
Paling tidak, terdapat empat pelabuhan yang mengalami jumlah penurunan pemudik. Antara lain, Pelabuhan Sampit, Pelabuhan Merak, Pelabuhan Kumai dan Pelabuhan Batam. Di Pelabuhan Sampit, total angka penumpang mudik angkutan laut mencapai 29.119 orang, turun 6,73 persen atau 2.100 orang dibandingkan tahun lalu. Puncak arus mudik angkutan laut terjadi pada tiga hari sebelum lebaran, jumlah penumpang mencapai 6.387 orang."
Sementara itu, di Pelabuhan Kumai jumlah penumpang mulai menurun sejak dari H-15 hingga H-2. Pelabuhan ini hanya memberangkatkan sebanyak 33.719 penumpang dengan menggunakan 21 kapal. Angka ini turun 0,83 persen dibandingkan 34.003 penumpang pada lebaran tahun lalu.
Untuk Pelabuhan Batam, terjadi peningkatan jumlah penumpang yang tiba. Hingga H+3 Lebaran, sebanyak 11.006 penumpang tiba ke pelabuhan tersebut, meningkat 8,2 persen dibandingkan 2013 lalu. Total armada kapal yang bersandar sebanyak 133 armada.
Sedangkan Pelabuhan Merak-Bakauheni masih landai, setelah terjadi lonjakan penumpang pada Jumat sore hingga malam, kemarin. Adapun terjadi peningkatan arus balik ke Jawa sebanyak 37 persen. "Beberapa kapal dilaporkan terlambat bersandar lantaran terjadi angin berkecepatan 35 knot tadi malam sehingga kapal kesulitan bersandar," katanya.
(mdk/arr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya