Pemprov Jabar klaim Bandara Kertajati bisa topang Soekarno-Hatta
Merdeka.com - Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengklaim bahwa pembangunan Bandara Kertajati, Majalengka cukup untuk mengurangi beban Soekarno-Hatta, Cengkareng. Dengan demikian, Kementerian Perhubungan tidak perlu lagi berwacana mengenai pembangunan Bandara di Cilamaya, Karawang.
"Pastinya ke depan Kertajati bisa membantu beban Cengkareng. Di negara-negara lain, kan tidak hanya single entry untuk bandara," ujar Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Jabar Deny Juanda selepas rapat di Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta, Senin (17/2).
Deny menuturkan studi kelaikan Kertajati sudah rampung. Pembebasan lahan seluas 1.000 hektar pun telah dilakukan bertahap. Ditargetkan, bandara senilai sekitar Rp 10 triliun tersebut dapat beroperasi pada saat hari jadi Jawa Barat, 16 Agustus 2016.
Bandara Kertajati dirancang memiliki landasan pacu 4.000 meter, lebih panjang dari Soekarno-Hatta. Berdasarkan simulasi, bandara tersebut bisa menampung 14 juta penumpang per tahun. Diperkirakan, meningkat hingga 40 juta penumpang pada 2035.
"Jarak bandara Kertajati itu 60 kilometer dari Bandung dan 117 km dari Cawang, Jakarta Timur, dan itu sudah disambungkan dengan tol Cawang menuju Cirebon. Bukan hanya sekedar bandara, itu di sana ada kota baru," ungkapnya. (mdk/yud)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya