Pemprov Jabar Butuh 1.934 PNS, Ini Tips Agar Tes Bisa Lancar
Merdeka.com - Pemerintah Provinsi Jawa Barat membutuhkan 1.934 pegawai baru dalam seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang dibuka pada 1 November 2019 mendatang. Kebutuhan tersebut tidak terlepas dari angka pensiun yang tinggi.
Ribuan pegawai yang dibutuhkan berasal dari berbagai sektor. Berdasarkan data Badan Kepegawaian Daerah (BKD) tenaga yang dibutuhkan terdiri dari 839 tenaga pendidik, 93 tenaga kesehatan dan 1002 pelaksana dan fungsional.
Pejabat (Pj) Sekda Jabar, Daud Achmad menyatakan, ribuan pegawai yang dibutuhkan di Pemprov Jabar memang banyak. Dia meminta masyarakat yang berminat menjadi PNS di lingkungan Pemprov Jabar maupun di tempat lain harus mengikuti semua persyaratan yang tertuang dalam peraturan.
Jangan pernah tergiur dengan modus tawaran para calo agar tidak menjadi korban penipuan. Calo biasanya memainkan spekulasi menawarkan ke beberapa orang untuk menarik uang tanpa jaminan lolos.
Masyarakat yang memenuhi persyaratan CPNS harus bisa melakukan semua tes sendiri. Bagi calon peserta CPNS diimbau menguasai materi ilmu pemerintahan dasar seperti Undang-Undang no 23 dan Undang-Undang ASN.
"Belajarlah ilmu pemerintahan secara umum seperti undang-undang ASN, Undang-Undang no 23, kebanyakan mereka gugur di sana. Karena mungkin selama ini penguasaan ilmu pemerintahan mereka kurang padahal itu pengetahuan dasar, itu tes pertama," paparnya.
Sementara itu, Kepala BKD Jabar Yerry Yanuar mengatakan jadwal tes CPNS akan dimulai sekitar awal Februari 2020. Rencananya proses tes akan dilaksanakan di sekolah-sekolah.
"Tempatnya, kemarin sudah dirapatkan ini kan mendadak jadi kita kerja sama dengan Dinas Pendidikan nanti tempatnya di sekolah-sekolah. Karena sekolah kan punya fasilitas komputer. Tes Februari, pengumuman sekitar Agustus tahun depan. Jadi ini untuk pengangkatan 2020," jelasnya.
(mdk/azz)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya