Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pemerintah yakin sanggup bangun 62 bandara hingga 2019

Pemerintah yakin sanggup bangun 62 bandara hingga 2019 Bandara Sepinggan. ©blogspot.com

Merdeka.com - Kementerian Perhubungan mencanangkan pembangunan 62 bandar udara untuk memenuhi kebutuhan transportasi udara yang terus melonjak. Diharapkan lima tahun mendatang negara ini memiliki 299 lapangan terbang untuk komersial, terutama di wilayah Indonesia timur.

Hal itu disampaikan Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono di Jakarta, Jumat (5/4), seperti dikutip dari laman situs setkab.go.id. Saat ini, Indonesia baru memiliki 237 bandara. Sebanyak 26 unit dikelola bandara dikelola oleh PT Angkasa Pura I dan PT Angkasa Pura II, ratusan sisanya ditangani Unit Pelaksana Teknis (UPT) Ditjen Perhubungan Udara.

"Bandara-bandara ini (yang dikelola UPT) tentunya tidak sebesar bandara di kota-kota besar, tetapi bandara-bandara ini sangat esensial untuk aksesibilitas," kata Bambang.

Fokus pembangunan bandara baru diarahkan ke wilayah timur seperti Papua, dengan asumsi akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi kawasan. Bambang mengingatkan di wilayah timur, akibat kendala geografis, jalan aspal ataupun pelabuhan laut tak cukup membantu. "Wilayah Timur dengan kondisi alam yang menantang mau tidak mau bandara adalah salah satu cara bagaimana mentransportasikan barang dan penumpang," ujarnya.

Bambang menegaskan, bandara yang akan dikembangkan pemerintah rata-rata jenis airstripes. Targetnya, bandara kecil itu mampu menampung pesawat berbadan menengah.

"Dapat didarati oleh pesawat dengan jenis-jenis sederhana pula. Tapi itu sangat esensial mengalirkan barang dan penumpang, terutama di daerah Timur," ungkapnya.

Dalam rencana kerja Kementerian Perhubungan, hingga 2019, di Jawa dan Sumatera setiap radius 100 km terdapat sebuah bandara. Semakin ke timur, populasi bandara dibikin semakin padat. Contohnya di Kalimantan dan Sulawesi lima tahun lagi diharapkan terdapat 1 unit bandara di radius 60 km. Lalu Maluku, Nusa Tenggara dan Papua di setiap 30 km.

(mdk/ard)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP