Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pemerintah yakin bisa redam inflasi akibat kenaikan BBM

Pemerintah yakin bisa redam inflasi akibat kenaikan BBM Menkeu Chatib Basri (tengah) umumkan APBN-P 2013 bersama Wamenkeu Anny Ratnawati (kiri). ©2013 Merdeka.com/M. Luthfi Rahman

Merdeka.com - Kementerian Keuangan yakin dapat meredam potensi inflasi tinggi akibat penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi. Pasalnya, pemerintah akan melakukan operasi pasar untuk meredam harga pangan yang melonjak akibat kenaikan harga tersebut.

Wakil Menteri Keuangan Anny Ratnawati mengatakan pemerintah juga optimis dapat meredam inflasi pada bulan Ramadhan nanti sehingga masyarakat masih mampu memenuhi kebutuhan selama bulan Ramadhan.

"Optimis karena kita pasti akan jaga distribusi harga pangan karena kan biasanya kalau mau puasa kan biasanya harga makan (naik), pasti akan ada koordinasi kesiapan dan distribusi pasokan," ujarnya dalam sosialisasi kenaikan BBM di Kantor Bea Cukai, Jakarta, Rabu (19/6).

Anny berharap tidak ada lonjakan inflasi pada harga pangan apabila harga BBM dinaikkan, karena saat ini pemerintah berupaya untuk mengendalikan harga-harga termasuk harga pangan.

"Mudah-mudahan enggak, karena harga pangannya kan bisa dikendalikan, relatif baik," tegasnya.

Anny enggan berkomentar dengan adanya kenaikan harga pangan saat ini walaupun harga BBM belum mengalami kenaikan. Menurut dia, nantinya Badan Pusat Statistik (BPS) yang akan menghitung ekspektasi inflasi.

"Saya enggak bisa bicara mengenai itu karena nanti kaitannya dengan expectation inflation. Nanti BPS pasti akan hitung," pungkasnya. (mdk/ard)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP