Pemerintah tunjuk perusahaan anyar garap tol Batang-Semarang
Merdeka.com - Pemerintah resmi menyerahkan pengerjaan tol Trans Jawa ruas Batang-Semarang ke perusahaan anyar yakni PT Jasamarga Semarang Batang, konsorsium antara PT Jasa Marga (Persero) Tbk dan PT Waskita Karya Toll Road (Persero). Proyek ini merupakan salah satu Proyek Infrastruktur Strategis Nasional yang tercantum dalam Peraturan Presiden (Perpres) No. 3 Tahun 2016.
"Proyek jalan tol ini merupakan salah satu ruas yang potensial dikembangkan untuk meningkatkan konektivitas di Pulau Jawa serta mendorong penyebaran pembangunan sehingga memunculkan alternatif wilayah lain sebagai pusat pembangunan permukiman dan kawasan industri," ujar Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, di Jakarta, Rabu (27/4).
Menteri Basuki menjelaskan bahwa penandatanganan proyek jalan tol ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam pemenuhan kebutuhan jalan bagi masyarakat sehingga jalan tol Trans Jawa dapat segera terwujud.
"Penandatanganan ini sebagai bukti nyata komitmen pemerintah dalam menjalin kerjasama dengan badan usaha (investor) melalui lelang terbuka dan transparan."
Menteri Keuangan, Bambang Brodjonegoro menyatakan penandatanganan ini merupakan langkah konkret pemerintah untuk mewujudkan percepatan pembangunan infrastruktur antara lain melalui kepastian pengembalian dana talangan untuk pembebasan lahan. Tujuannya pihak swasta merasa nyaman untuk berinvestasi di proyek tol.
"Penjaminan pemerintah yang diberikan melalui PT PII selaku single window policy penyedia penjaminan pemerintah diharapkan proyek lebih bankable," ungkap Menteri Bambang.
Direktur Utama PT PII, Sinthya Roesly, menjelaskan bahwa berdasarkan Perpres No 38 Tahun 2015, terdapat 19 sektor infrastruktur ekonomi dan infrastruktur sosial yang dapat dikerjasamakan dan dapat diberikan penjaminan, salah satunya adalah sektor jalan.
PT PII sebagai satu-satunya Badan Usaha Penjaminan Infrastruktur (BUPI), di bawah pembinaan Kementerian Keuangan, telah memberikan penjaminan atas proyek Tol Batang-Semarang. "Dengan penjaminan PT PII dapat meningkatkan kenyamanan swasta untuk berinvestasi di Indonesia," ujar Sinthya.
Sebegai informasi, Menteri Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (Menteri PUPR), selaku Penanggung Jawab Proyek Kerjasama (PJPK) diwakili oleh BPJT, pada hari ini menandatangani Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol untuk Proyek Tol Batang - Semarang dengan PT Jasamarga Semarang Batang.
Pada saat yang bersamaan, dilakukan pula penandatanganan Perjanjian Penjaminan antara Badan Usaha dan PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero)/PT PII serta Perjanjian Regres antara PT PII dengan Menteri PUPR sebagai PJPK. Seluruh rangkaian acara Penandatanganan disaksikan oleh Menteri Keuangan (Menkeu).
Proyek tol Batang-Semarang sepanjang 75 kilometer dengan perkiraan nilai investasi sebesar Rp 11 triliun merupakan bagian dari Jalan Tol Trans-Jawa yang akan menghubungkan Merak, Banten hingga Banyuwangi, Jawa Timur. Ditambahkan, Proyek Tol Batang-Semarang adalah proyek dengan skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) dan merupakan proyek tol pertama yang diberikan penjaminan oleh Menteri Keuangan melaui PT PII.
Sebelumnya, pemerintah memutuskan untuk melelang ulang ruas tol ini disebabkan perusahaan penanggungjawab terdahulu yakni PT Marga Setiapuritama tidak melakukan kewajiban membayar jaminan pelaksanaan pada 2015. PT Marga Setiapuritama telah mengantongi konsesi ruas tersebut sejak 1997.
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya