Pemerintah terima komitmen investasi transmisi listrik Rp 50 miliar
Merdeka.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) memimpin rapat terbatas membahas tentang Transmisi Listrik di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat.
Direktur Utama PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero, Sofyan Basir mengatakan, pemerintah sudah mendapatkan komitmen kontrak proyek listrik 17.000 megawatt (MW) dari 46 investor swasta (Independen Power Producer/IPP). Komitmen yang ditandatangani hari ini di Kantor Presiden itu merupakan bagian dari proyek listrik 35.000 megawatt.
"17.000 (sudah komitmen) masuk ditandatangani selesai. Menghadap presiden seluruh investor sebanyak 17.000 megawatt IPP," kata Sofyan di kantor wapres, Selasa (22/12).
Menurut Sofyan, nilai kontrak yang ditandatangani tersebut sebesar Rp 50 miliar. "Lebih kurang Rp 50 miliar, 46 investor IPP," imbuhnya.
Pembangunan transmisi listrik dilakukan secara bertahap dan diharapkan selesai dalam jangka waktu 12 bulan. "Sisanya tahun depan, yang kecil-kecil mau pun yang perlu tambang serta PLTG, gas," tutur Sofyan.
Sofyan menyebut, Presiden Joko Widodo meminta langsung komitmen dan kepastian dari para investor. Saat memanggil 150 investor, mereka menyatakan minatnya untuk terlibat dalam proyek listrik 35.000 MW pada Jokowi.
"(Investor) Tanya jawab dengan presiden satu per satu dimintakan kepastian, diminta mundur ada yang diminta (Commercial Operation Date/siap beroperasi) tahun 2020 ada 2018, ada 2019 awal," tutur Sofyan.
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya