Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pemerintah terima banyak donasi untuk pembangunan sanitasi dan SPAM

Pemerintah terima banyak donasi untuk pembangunan sanitasi dan SPAM Bambang Brodjonegoro. ©AFP PHOTO

Merdeka.com - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Bambang Brodjonegoro mengatakan, anggaran pemerintah pusat maupun daerah masih belum mampu mendanai proyek sanitasi serta Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM).

Sehingga, pihaknya tengah mengkaji penggunaan skema pembiayaan campuran (blended finance) untuk mendanai proyek tersebut. Di mana pendanaan itu berasal dari dana amal (filantropi).

Terlebih lagi, saat ini banyak orang ataupun perusahaan ingin memberikan bantuan terhadap pembangunan tersebut.

"Mereka ingin sekali memberikan donasi cuma yang namanya donasi ada keterbatasan," katanya, di Hotel Le Meridien, Jakarta, Selasa (7/11).

Hal itu dikarenakan proyek sanitasi diprediksi membutuhkan dana Rp 500 triliun lebih. Oleh sebab itu dana filantropi bakal digabungkan dengan investasi komersil.

"Kadang-kadang kalau kita hanya mengandalkan donasi apa yang kita bangun belum cukup atau belum sesuai dengan kebutuhan. Karena kebutuhan memang sangat besar," ujarnya.

Oleh karena itu, dia terus mendorong pengembangan proyek air bersih dengan skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU). "Tapi mereka masuknya KPBU dan bukan Pembiayaan Infrastruktur Non APBN," tandasnya.

(mdk/azz)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP