Pemerintah Telah Salurkan Pembiayaan Ultra Mikro ke 3,3 Juta Nasabah
Merdeka.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, pemerintah terus menyalurkan pembiayaan Ultra Mikro (UMi) untuk membantu daya tahan pelaku usaha di tengah masa pandemi Covid-19, khususnya yang berskala mikro dan kecil atau UMKM.
"Sampai 20 Oktober ini pembiayaan UMi telah mencapai 3,3 juta masyarakat penerima. Di mana 556 ribu UMKM menerima pembiayaan melalui akad syariah yang disalurkan melalui koperasi syariah yang menjadi lembaga linkage atau penghubung dari program UMi ini," kata dia pada peringatan virtual Hari Santri Nasional, Kamis (22/10).
Sri Mulyani menyampaikan, bantuan tersebut turut disalurkan kepada para santri unbankable untuk menyelenggarakan usaha produktif. Sementara bagi yang sudah memiliki akses perbankan, pemerintah juga bantu pembiayaan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR).
"Kami harapkan para santri dapat gunakan untuk biayai usaha produktif dengan mengakses Kredit Usaha Rakyat ke kantor cabang terdekat, termasuk yang layanan syariah," imbuh dia.
Dia melanjutkan, pondok pesantren juga dapat bekerjasama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) atau Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) untuk mendirikan bank wakaf mikro, sehingga bersama-sama memberdayakan masyarakat di sekitar pesantren. Berdasarkan data OJK per 9 September, data kumulatif pembiayaan yang disalurkan oleh bank wakaf mikro mencapai Rp 48 miliar.
Menurut Sri Mulyani, pemerintah pun terus mendukung pengembangan potensi Santripreneur yang berbasis UKM dan juga koperasi yang berbasis industri kelapa sawit.
"Dalam hal ini pemerintah, Kementerian Keuangan melalui lembaga BLU, Badan Pengembangan Dana Kelapa Sawit, dan kementerian/lembaga lainnya pada tanggal 1 Oktober telah meluncurkan pengembangan potensi Santripreneur berbasis sawit sebagai program pemberdayaan ekonomi daerah," tuturnya.
Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana
Sumber: Liputan6.com
(mdk/azz)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya