Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pemerintah targetkan dapat off taker gas Blok Masela dalam 3 bulan

Pemerintah targetkan dapat off taker gas Blok Masela dalam 3 bulan Archandra Tahar. ©2016 twitter.com/KementerianESDM

Merdeka.com - Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arcandra Tahar mengatakan bahwa pembangunan Blok Migas Masela di Laut Arafura, Maluku sudah berjalan.

Meski demikian, hingga saat ini pemerintah masih belum menemukan off taker (pembeli gas) untuk kilang gas. Sehingga, dia menargetkan off taker akan didapatkan dalam waktu 3 bulan ke depan.

"Kan surat dari SKK sudah, harusnya mereka sudah mulai jalan. Sekarang salah satu prosesnya juga, kita gasnya itu off takernya siapa? itu sedang kita carikan off taker-nya," kata Arcandra, di Kementerian ESDM, Minggu (30/7).

Arcandra menekankan, untuk mengutamakan off taker dari dalam negeri baik swasta maupun BUMN. Jika pihak dari dalam negeri tidak ada yang berminat atau tidak cocok baru boleh mengambil off taker dari luar negeri.

Dikarenakan penggunaan gas Blok Masela merupakan salah satu bentuk hilirisasi. Maka, gas tidak hanya sampai dalam bentuk Liquefied Natural Gas (LNG) melainkan bisa digunakan juga untuk petrokimia, dan lain-lain.

"Yang lebih utama itu produknya. Gas ini tidak hanya sampai LNG, tapi juga untuk petrochemical, atau pupuk. Semakin panjang kan semakin bagus, nanti kita utamakan yang dalam negeri dulu, ada tidak yang berminat," ungkapnya.

Sejauh ini, lanjutnya, sudah ada beberapa pihak yang mengajukan diri untuk menjadi off taker di Blok Masela, namun masih terkendala soal harga gas.

"Sudah ada beberapa (yang mengajukan), tapi mungkin salah satu kendala adalah harga gasnya, ini kita sedang lihat gimana bagusnya, harga gasnya. Yang detilnya tanya SKK Migas, mereka yang manage itu," pungkasnya.

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP