Pemerintah siapkan Rp 20 triliun buat bayar utang luar negeri
Merdeka.com - Dalam rencana fiskal tahun depan, pemerintah melalui Kementerian Keuangan berjanji tidak menambah utang luar negeri baru. Menteri Keuangan Chatib Basri mengatakan, anggaran belanja negara pada RAPBN 2014 diperkirakan mencapai Rp 1.842,5 triliun. Sementara pendapatan tahun depan hanya Rp 1.667,1 triliun. Dengan demikian, defisit anggaran mencapai Rp 175,4 triliun.
Dalam postur anggaran tahun depan, pemerintah mengalokasikan anggaran sekitar Rp 20 triliun untuk membayar utang luar negeri. "Menutup defisit dari pembiayaan dalam negeri Rp 196,3 triliun dan pembiayaan luar negeri (neto) negatif Rp 20,9 triliun," kata Chatib di Gedung Kemenkeu, Jakarta, Senin (28/10).
Meskipun komposisi anggaran masih defisit, namun Chatib menegaskan, defisit tahun depan masih lebih kecil dibandingkan dengan defisit anggaran pada APBN-P 2013 yang nilainya Rp 224 triliun.
"Defisit fiskal kita kurang menjadi 1,69 persen atau Rp 175,4 triliun untuk membiayai belanja negara," katanya.
Dengan komposisi saat ini, maka rasio utang terhadap PDB di 2014 sebesar 24 persen. Dia mengklaim, kecilnya rasio utang karena pemerintah menutupi defisit dari pembiayaan utang dan non utang. (mdk/noe)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya