Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pemerintah sepakat kembali akan hidupkan Kilang Tuban

Pemerintah sepakat kembali akan hidupkan Kilang Tuban kilang. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mendatangi kantor Kementerian Koordinasi Bidang Perekonomian guna menghadiri rapat koordinasi (rakor) bersama Menko Perekonomian darmin Nasution. Pembahasan pertemuan kali ini yakni mengenai Tuban Petrochemica.

Sri Mulyani mengatakan, dalam pertemuan tersebut pada dasarnya pemerintah menginginkan untuk menghidupkan kembali dan mengoptimalkan kilang Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI).

"Kiita ingin aset itu agar bisa lebih produktif selama ini kan masih sangat ada yang disebut masalah warisan masa lalu, adanya utang dari pihak lain yang dikonversikan menjadi multi-year bond itu," kata Sri Mulyani usai melakukan rapat di Kemenko Perekonomian, Jakarta, Senin (30/7).

Dalam hal ini, pemerintah terlebih dahulu menginginkan aset perusahaan tersebut menjadi sehat dari persoalan utang. Kemudian, setelah beberapa keputusan dalam membereskan utang-piutang baru dikerjakan kembali secara optimal.

Namun, saat ditanya berapa besaran jumlah utang yang telah dimiliki perusahaan kilang tersebut, Sri Mulyani tidak merincikan. "Nanti aja ya. Nanti kita liat kalau sudah selesai," imbuhnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution. Darmin mengatakan, dalam pertemuan tersebut dibahas bagaimana cara menyelesaikan persoalan yang selama ini dianggapnya menggantung tidak jelas. Salah satunya yakni mengenai TPPI.

"Kalau PT TPPI tadi itu kita rapat untuk membuat jadi bisa dijalankan," sebutnya.

Darmin pun optimis, pada akhir tahun ini persoalan tersebut dapat diselesaikan. Sehingga dapat dijalankan kembali. "Ya kita usahakan tahun ini. Intinya kita selesaikan dulu semua hal yang dianggap, ya karena kalau ga ada persoalan kenapa ga jalan dari dulu," tandasnya.

Sebagai informasi, Kilang Trans Pacific Petroleum Indotama (TPPI) dibangun sejak 1995. Kilang yang sebelumnya dikelola oleh Trans Pacific Petrochemical Indotama tersebut kemudian diambil alih PT Tuban Petrochemical Industries sementara tidak dapat memproduksi karena persoalan adanya ketidakpastian selama ini menerpa TPPI.

Mulai dari ketidakjelasan struktur kepemilikan, situasi keuangan, kepastian pasokan bahan baku dan pemasaran hasil olahan.

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP