Pemerintah: Sekarang sangat mudah bangun bisnis di Indonesia
Merdeka.com - Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Lukita Dinarsyah menyebut, Indonesia berpeluang untuk dapat meningkatkan nilai investasi. Apalagi, laporan World Bank menyatakan Ease of Doing Business (EoDB) Indonesia naik dari peringkat 106 ke peringkat 91.
"Kita bekerja keras untuk meningkatkan ranking kita. Minggu lalu World Bank merilis ease of doing business Indonesia naik menjadi peringkat 91. Sekarang sangat mudah untuk membangun bisnis di Indonesia," ujar Lukita di Jakarta, Selasa (1/11).
Menurutnya, untuk mempercepat pembangunan ekonomi dan infrastruktur memang dibutuhkan investasi dari swasta. Sebab, saat ini kemampuan APBN Indonesia sangat terbatas.
Salah satu upaya pemerintah meningkatkan investasi adalah dengan mengeluarkan kebijakan deregulasi, terhitung sudah 13 paket kebijakan. Ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk lebih ramah terhadap investasi asing.
Tak hanya itu, Lukita juga memaparkan usaha pemerintah agar dana asing dapat terus masuk ke Indonesia, dengan menawarkan investasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).
"Konsep yang akan dikembangkan berbeda-beda. Sebagai negara yang memiliki industri lebih maju dari pada Indonesia, Korea Selatan diharapkan berpartisipasi dalam pembangunan industri di KEK tersebut," ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Lukita juga memaparkan reformasi kebijakan yang telah dilakukan pemerintah guna menangkis gejolak perekonomian global. Mulai dari pemangkasan subsidi bahan bakar minyak (BBM) untuk meningkatkan daya saing perekonomian Indonesia.
"Kita juga mengundang pengusaha untuk investasi di Indonesia. Indonesia sangat open dengan foreign investment," ucap Lukita.
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya