Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pemerintah Sediakan Alternatif Penginapan Mulai dari Rp200.000 bagi Penonton MotoGP

Pemerintah Sediakan Alternatif Penginapan Mulai dari Rp200.000 bagi Penonton MotoGP Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Dalam rangka menyambut perhelatan Moto GP Mandalika tahun 2022, Pemerintah menyiapkan alternatif penginapan bagi para penonton yang ingin menyaksikan secara langsung di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Tidak kurang dari 98 sarana hunian Pariwisata (Sarhunta) disiapkan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di Gili Trameno, Gili Meno dan Gili Air, NTB.

"Hari ini dapat kami nyatakan setelah melakukan kunjungan di Gili Trawangan, Gili Meno, dan Gili Air, 98 Sarhunta yang dibangun pemerintah, antara Kemenparekraf dan KemenPUPR di wilayah ini telah siap untuk dioperasikan," kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno di Lombok Utara, dikutip Minggu (20/2).

Sandiaga menjelaskan masing-masing lokasi memili jumlah unit kamar berbeda. Di Gili Trawangan terdapat 19 unit, Gili Meno ada 42 unit dan 38 unit di Gili Air. Tarif penginapan di ketiga tempat tersebut berkisaran antara Rp200.000 - Rp350.000/malam. Dengan tarif tersebut, para pengunjung akan mendapatkan sarapan setiap paginya.

Untuk meningkatkan keterisian 98 Sarhunta di Gili Tramena, pemerintah pusat akan bekerja sama dengan pemerintah daerah NTB dalam merancang paket perjalanan. Harganya Rp 1,5 juta yang mencakup penginapan, konsumsi, dan transportasi (shuttle kapal dan bus), serta tiket menonton MotoGP.

"Kami memberikan alternatif hunian di Gili Tramena lengkap dengan breakfast, shuttel service baik laut dan darat, hingga sampai ke Mandalika dengan kisaran antara Rp1,5 juta," katanya.

Sandiaga berpesan kepada para pengelola homestay dan seluruh pihak untuk dapat menjaga dan memberi contoh yang baik dalam mengelola sampah. Mengingat pariwisata era baru memperhatikan lingkungan, menjaga kelestarian, mengurangi sampah, mendaur ulang sampah, dan memastikan pengurangan sampah plastik.

"Ini tentunya menjadi PR (pekerjaan rumah) kita apalagi sekarang isu climate change sangat mengemuka, dan saya tadi menawarkan untuk terumbu karang dan mangrove juga dikembangkan di sini," ujarnya.

Sandiaga berharap Sarhunta ini dapat menjadi sinyal kebangkitan ekonomi dan juga kepulihan pariwisata. Sehingga mampu meningkatkan peluang usaha, lapangan kerja, penghasilan masyarakat, dan kesejahteraan warga Gili Tramena.

(mdk/ags)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP