Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pemerintah rogoh Rp 420 M beli kapal ternak lokal rasa internasional

Pemerintah rogoh Rp 420 M beli kapal ternak lokal rasa internasional Kapal ternak sapi. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Kementerian Perhubungan mengaku pembelian satu kapal ternak sapi menghabiskan dana Rp 60 miliar. Pemerintah memutuskan untuk membeli 7 kapal baru selain KM Camara Nusantara 1 yang hari ini baru diresmikan Presiden Joko Widodo.

Menteri Perhubungan Ignasius Jonan mengungkapkan proses perakitan saat ini tengah dilakukan di galangan kapal di wilayah Bangkalan, Madura. Tahun depan, proses pembuatan seluruh kapal rampung.

"Dalam kontrak lima, tambah dua. Jadi total tujuh kapal masih dalam proses," kata Menteri Jonan kepada wartawan di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Jumat (11/12).

Menurutnya, sejauh ini, pemerintah ikut mensubsidi biaya ongkos pengiriman ternak. "Ongkos normal Rp 1,5 juta - Rp 1,8 juta per ekor. Sekarang per sapi Rp 320.000 sampai Cirebon-Jakarta-Surabaya. Lebih murah," ujarnya.

Menteri Jonan berseloroh kalau jika penentuan rute pengiriman tergantung dari Kementerian Pertanian untuk di mana wilayah yang membutuhkan. Pihaknya cuma sebagai sopir bak angkutan umum. "Kita kalau di taksi cuma sopir aja," ujarnya.

Staf Khusus Menteri Perhubungan, Hadi Mustafa Djuaraid, mengaku kapal laut khusus angkut ternak itu seratus persen hasil karya anak bangsa. Dia mengklaim kapal laut tersebut merupakan yang pertama di Indonesia.

"Seratus persen produk lokal, dan sudah distandarisasi oleh International Maritim Organisation (IMO)," ujar Hadi.

Dalam acara tinjau kedatangan KM Camara Nusantara 1 ikut dihadiri Presiden RI Joko Widodo, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Menteri Perhubungan Ignasius Jonan, Menteri Koordinator Pembangunan Nasional dan Kebudayaan Puan Maharani, Kepala Bulog Djarot Kusumayakti dan Panglima TNI Gatot Nurmantyo.

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP