Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pemerintah Perpanjang Subsidi Bunga KUR 3 Persen Hingga Desember 2022

Pemerintah Perpanjang Subsidi Bunga KUR 3 Persen Hingga Desember 2022 airlangga hartarto dan jokowi. ©2018 Merdeka.com/istimewa

Merdeka.com - Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang masa program subsidi bunga Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar 3 persen hingga 31 Desember 2022. Sebelumnya, kebijakan program kredit dengan bunga rendah ini dijadwalkan berakhir pada akhir Juni tahun ini.

"Dengan demikian, suku bunga KUR sampai dengan akhir Desember 2022 hanya sebesar 3 persen," kata Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto di Palembang, ditulis Sabtu (5/3).

Menko Airlangga mengungkapkan, penyaluran KUR terus menunjukkan peningkatan dari tahun ke tahun. Di mana realisasi KUR pada 2021 meningkat 42 persen dibandingkan tahun 2020, sehingga mencapai Rp281,86 triliun (98,9 persen dari perubahan target tahun 2021 sebesar Rp285 triliun) dan diberikan kepada 7,4 juta debitur.

Sementara itu, penyaluran KUR pada tahun 2022 hingga tanggal 28 Februari 2022 tercatat sebesar Rp55,06 triliun yang diberikan kepada 1,26 juta debitur. Angka ini setara 14,75 persen dari target tahun 2022 Rp373,17 triliun.

"Sehingga total outstanding KUR pada 28 Februari 2022 sebesar Rp412 triliun dengan NPL yang relatif rendah sebesar 0,98 persen," bebernya.

Langkah Pengembangan UMKM

Dalam pengembangan UMKM, Pemerintah mengeluarkan kebijakan antara lain, mewajibkan bank menyalurkan kredit minimal sebesar 30 persen dari total kredit pada tahun 2024, meningkatkan besarnya kredit UMKM menjadi Rp10 miliar, restrukturisasi kredit UMKM yang terdampak Covid-19, serta relaksasi kebijakan dan penambahan plafon KUR.

Pada kesempatan tersebut, Menko Airlangga juga melakukan penyerahan KUR secara kelompok, seperti untuk usaha bakso, kelapa sawit, pembuat songket, dan pekebun sawit.

"Saya mengapresiasi pencapaian KUR Sumatera Selatan yang Non Performing Loan (NPL) rendah dan capaiannya meningkatkan 100 persen ditahun 2020 sekitar Rp4,4 triliun, ditahun 2021 menjadi Rp8 triliun," pungkas Menko Airlangga.

(mdk/ags)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP