Pemerintah Perintahkan BPKP Awasi Kepatuhan Kementerian Lembaga Belanja Produk Lokal
Merdeka.com - Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan mengatakan masih banyak kementerian / lembaga yang belum menggunakan produk dalam negeri. Padahal sejak tahun lalu, Pemerintah telah meminta kementerian/lembaga untuk mengutamakan pembelian produk buatan dalam negeri dalam belanja negara.
"Masih banyak teman-teman yang belum melaksanakan ini," kata Menko Luhut dalam Acara Puncak Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia #FestivalJoglosemar: Artisan of Java, Yogyakarta, Kamis, (20/5).
Menko Luhut mengaku telah melaporkan hal ini kepada Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu. Dia pun meminta agar belanja kebutuhan negara diaudit oleh BPKP untuk mengetahui jumlah produk dalam negeri yang dibeli dengan anggaran pemerintah.
"Perlu diaudit BPKP setia KL (kementerian/lembaga), berapa banyak yang menggunakan produk dalam negerinya," kata dia.
Selanjutnya
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comDia melanjutkan, sudah banyak produk dalam negeri yang dibuat pelaku UMKM Indonesia. Dibidang industri, Indonesia sudah mampu membuat turbin cmc miling, tempat duduk mobil untuk orang dengan kebutuhan khusus, ICU ventilator, Genose dan lainnya.
Sayangnya produk buatan anak bangsa ini belum masuk e-catalog. "Tapi ini belum bisa masuk e-catalog," kata dia.
Padahal bila semua kementerian/lembaga telah menggunakan produk dalam negeri, bisa menciptakan efek domino. Menciptakan jutaan lapangan kerja dan menciptakan teknologi baru yang karya anak bangsa.
"Ini akan mencipatkan jutaan lapangan kerja dan juga menciptakan teknologi anak bangsa," kata dia mengakhiri.
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya