Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pemerintah nilai program kemitraan korporasi mampu ciptakan daya saing tinggi

Pemerintah nilai program kemitraan korporasi mampu ciptakan daya saing tinggi kebun tembakau. shutterstock

Merdeka.com - Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian siap mendukung penuh pelaksanaan program pertanian terpadu dan berkelanjutan yang fokus pada peningkatan kesejahteraan petani seperti yang dilakukan oleh PT HM Sampoerna Tbk melalui program Integrated Production System (IPS) atau Sistem Produksi Terpadu.

Dalam penerapan program kemitraan tersebut, perseroan menerapkan sistem pertanian tembakau yang efisien dan terpadu. Program ini berhasil menciptakan produk pertanian yang memiliki nilai daya saing tinggi serta menghasilkan kondisi lingkungan yang tetap terjaga.

"Kami melihat program kemitraan yang dilakukan Sampoerna merupakan kerja sama sektoral yang baik sehingga dapat menguatkan komoditi itu sendiri," ujar Deputi Koordinasi Pangan dan Pertanian Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Musdhalifah Machmud, di ICE BSD, Tangerang Selatan, Jumat (13/10).

Menurutnya, dalam sektor agro industri, jaminan akan ketersediaan bibit hingga potensi pasar yang dapat dijangkau menjadi penting untuk menciptakan industri yang berdaya saing tinggi.

Sementara, Leaf Agronomy Manager PT HM Sampoerna Tbk, Bakti Kurniawan menjelaskan petani mitra yang mengikuti program Sistem Produksi Terpadu mampu meningkatkan produktivitas mereka hingga 25 persen.

Sistem produksi pertanian yang berkesinambungan juga merupakan kunci pembangunan sektor pertanian berdaya saing tinggi yang mampu menyejahterakan para petani Indonesia.

"Program ini sejalan dengan amanat Presiden Joko Widodo untuk mengembangkan inovasi di sektor pertanian sehingga memberikan kesejahteraan kepada petani. Selain itu mewujudkan kemandirian ekonomi dengan menggerakkan sektor strategis, dalam hal ini pertanian. Perusahaan senantiasa berkomitmen menghadirkan terobosan guna meningkatkan produktivitas mitra bisnis kami agar terus berkembang sehingga akan berdampak terhadap kesejahteraan kehidupan mereka, terutama petani tembakau dan cengkih," jelas Bakti.

Ada pun program kemitraan ini telah dijalankan di beberapa kota penghasil tembakau di Indonesia seperti di Jawa Timur yakni Madura, Jember, Bondowoso dan Lumajang serta wilayah sekitar Jawa Tengah yakni Rembang, Wonogiri, dan Purwodadi.

(mdk/sau)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP