Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pemerintah minta Bulog jaga harga pangan sesuai HPP

Pemerintah minta Bulog jaga harga pangan sesuai HPP Harga Daging Sapi. ©2012 Merdeka.com/Dwi Narwoko

Merdeka.com - Kementerian dan lembaga (K/L) sedang mempersiapkan kebijakan untuk jangka menengah-panjang agar ketersediaan pangan terjamin dengan harga yang terjangkau. Pangan yang dimaksud terutama menyangkut beras, jagung, daging, dan gula.

Data Prognosa Ketersediaan dan Kebutuhan Pangan Strategis 2016 Kementerian Pertanian menyebut, ada 11 komoditas pangan yang menjadi fokus kementerian dan lembaga meliputi beras, jagung, kedelai, gula pasir, minyak goreng, bawang merah, cabai besar, cabai rawit, daging sapi, daging ayam ras, dan telur ayam ras.

"Kami membicarakan mengenai masalah bahan pokok lah, pangan lah. Secara umum lancar, bagaimana antisipasi jangka pendek, maupun panjang. Apakah beras, sapi, jagung," kata Deputi Bidang Statistik, Distribusi, dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS) Sasmito Hadi Wibowo di Jakarta, Selasa (9/8).

Menurut Hadi, salah satu antisipasi yang dilakukan adalah menjaga agar harga pangan sesuai dengan harga pokok penjualan (HPP). Dalam hal ini, Perum Bulog diminta agar bisa mengantisipasi langkah yang harus dilakukan jika harga pangan sedang di bawah maupun di atas HPP.

"HPP itu jadi panduan pemerintah beli harga beras di masyarakat petani. kalau harga jatuh, logikanya tugas Bulog (beli beras). Kalau tinggi, Bulog lepas ke pasar. Kalau harga tinggi kan Bulog harus intervensi," imbuhnya.

Dengan demikian, untuk menjaga stok pangan agar mencukupi, pemerintah tengah mengupayakan tersedianya cadangan pangan. "Sehingga antisipasi agar melakukan penyerapan lebih tinggi. Kalau harga di atas HPP, Bulog tidak berani beli. Justru bulog jual. Jadi stabil, tidak jauh-jauh dari HPP," pungkas Sasmito.

(mdk/sau)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP